10 Alasan Mengatakan Tidak Untuk Meminjamkan Uang Kepada Teman

9 minutes

Apakah Anda pernah dihadapkan antara memilih pertemanan atau uang? Apa yang akan Anda lakukan dan katakan apabila ada teman yang datang kepada Anda untuk meminta bantuan pinjaman? Pastinya, mereka akan membujuk Anda dengan mengatakan teman sejati adalah teman yang ada saat dibutuhkan, bukan?

Beberapa orang berpendapat bahwa pertemanan dan uang seharusnya tidak boleh dicampuradukkan. Jika Anda ingin melindungi suatu hubungan, jangan meminjamkan uang kepada siapa pun.

Sebelum memberikan pinjaman kepada teman, sebaiknya Anda berpikir matang-matang apakah keputusan tersebut sudah benar. Sebab, meminjamkan uang kepada teman dapat mempengaruhi hubungan kalian, dan Anda mungkin harus menanggung konsekuensi dari tindakan Anda.

Pertimbangkan 10 alasan mengatakan tidak untuk meminjamkan uang kepada teman, dan dapatkan beberapa tips untuk membantu Anda memperbaiki keadaan jika setuju meminjamkan uang.

1. Uang digunakan untuk hal-hal buruk

Masih ingat pepatah “Jika memberikan ikan pada seseorang, maka Anda hanya memberinya makan sekali tetapi jika mengajari ilmu memancing, maka Anda akan memberinya makan seumur hidup.

Dengan meminjamkan uang ke teman, Anda tidak akan benar-benar membantunya. Bisa saja uang digunakan untuk hal-hal buruk, seperti judi, membeli barang terlarang atau membiayai gaya hidup tinggi mereka.

Meskipun Anda telah mengenal teman Anda selama bertahun-tahun tetapi Anda tidak selalu bersama mereka 24 jam setiap hari, bukan. Jadi, tentunya akan sulit mengetahui apa teman Anda betul-betul menggunakan uang tersebut untuk keperluan mendesak.

Sebenarnya, Anda akan betul-betul membantu teman apabila Anda bersikap tegas dan mengatakan “tidak” untuk memberikan pinjaman. Sebab, teman Anda akan berusaha mencari solusi dan uang untuk mengatasi masalah keuangannya daripada harus bergantung dengan bantuan pinjaman dari Anda.

Tips

Jika meminjamkan uang, sebaiknya Anda menemui teman Anda dan meminta barang dari teman Anda sebagai jaminan yang harus Anda pegang selama periode pinjaman. Namun, pastikan nilai barang jaminan tersebut sebanding dengan jumlah uang yang Anda pinjamkan ke teman.

Ajukan Pinjaman Online Sekarang

2. Sulit meminta uang kembali

Tahukah Anda orang-orang yang memberikan pinjaman kebanyakan memiliki rasa peduli yang besar terhadap teman-teman mereka?

Sering kali, Anda sebagai pemberi pinjaman menghindari untuk membahas tentang pinjaman karena takut teman Anda akan canggung bahkan tersinggung. Apalagi jika teman Anda sedang berada dalam kondisi sakit, perceraian atau bangkrut.

Sedangkan, Anda sendiri juga terus menerus khawatir akan pinjaman yang belum dibayarkan oleh teman hingga pada akhirnya Anda memutuskan segala bentuk komunikasi . Teman yang pinjam uang Anda pun bingung dan bisa jadi melukai perasaan mereka. Padahal niat Anda sebenarnya baik.

Selain itu, baik Anda maupun teman tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Jadinya, sulit meminta uang kembali. Teman Anda mungkin belum dapat membayar Anda kembali dalam waktu dekat karena tidak punya uang. “Mengingatkan” hanya akan membuat Amda aneh dan tidak nyaman.

Tips

Jika  meminjamkan uang, luangkan waktu untuk mengajak teman Anda bertemu dan berbicara dengan baik. Sebaiknya ingatkan teman dengan lembut dan menghindari bertanya kasar. Apabila kesulitan untuk bertemu dan berbicara dengan teman Anda, coba hubungi anggota keluarga teman Anda tentang pinjaman yang Anda berikan.

3. Anda bisa kehilangan uang

Mungkin Anda pernah mendengar dari ibu Anda bahwa “Jika meminjamkan uang ke orang lain, bersiaplah uang tidak kembali”.

Walaupun sebagian besar besar dari kita telah dibesarkan dengan gagasan bahwa “Ketika Anda meminjam uang, Anda harus membayarnya kembali”.

Namun, tidak semua orang bisa melakukan hal tersebut, terutama orang-orang yang Anda kenal kemungkinan akan mengembalikan uang terlambat bahkan tidak sama sekali.

Meskipun teman yang Anda pinjamkan uang berjanji untuk membayar kembali Anda dalam beberapa hari, minggu atau bulan berikutnya. Tetapi tidak ada cara untuk mengetahui pasti kapan uang akan dikembalikan, sehingga Anda bisa kehilangan uang.

Jika teman Anda kesulitan keuangan saat ini, kemungkinan hal ini akan berlanjut seterusnya. Jadi, sebaiknya Anda tidak meminjamkan uang, kecuali Anda sudah siap kehilangan uang.

Tips

Diskusikan awal dengan teman Anda. Misalnya, “Arini, saya ingin membantu pinjamkan uang tetapi saya dengar cerita pengalaman buruk tentang ketua ibu arisan kompleks rumah saya yang harus menunda anaknya untuk melanjutkan pendidikan di bangku kuliah karena uang ketua ibu arisan tersebut dipinjam oleh beberapa anggota arisan dan belum dikembalikan sama sekali. “Apa yang dapat Arini lakukan untuk memastikan hal ini tidak terjadi pada saya dan tidak merusak hubungan kita?”.

4. Anda tidak membantu mengatasi masalah

Ketika pinjamkan uang kepada teman, Anda memberi mereka jalan keluar yang mudah dari masalah keuangan mereka daripada membantu mereka mengatasi masalah.

Misalnya, teman Anda meminta bantuan pinjaman untuk melunasi tagihan kartu kredit tetapi sebenarnya yang diperlukan oleh teman Anda adalah mempelajari cara membuat anggaran.

Dalam situasi seperti ini, tolak memberikan pinjaman dan tawarkan untuk membantu teman Anda membuat anggaran atau mencari pendapatan sampingan.

Tips

Tempatkan teman Anda dalam posisi untuk meningkatkan kondisi keuangan mereka serta memberikan pemahaman tentang pengelolaan uang yang baik untuk membantu mereka.

Temukan Kartu Kredit Terbaik Di Sini

5. Menimbulkan konfrontasi

Pertimbangkan diri ketika memutuskan untuk meminjamkan uang kepada seseorang. Jika Anda adalah tipe orang yang suka hidup dalam kedamaian dan tidak suka menimbulkan konfrontasi, kemungkinan besar Anda tidak membahas pinjaman jika tidak mengembalikan uang Anda seperti yang dijanjikan.

Hal ini tentunya dapat memicu stress atau amarah yang terpendam yang dapat mengganggu hubungan Anda. Anda boleh saja meminjamkan uang kepada teman tetapi pastikan teman memahami harapan Anda, dan pastikan juga ada perjanjian tertulis yang menjelaskan persyaratannya.

Tips

Sebaiknya pinjamkan uang kepada teman Anda yang dapat mengembalikan dalam kurun waktu 1-2 minggu sebelum mereka mulai amnesia atau lupa ingatan akan pinjaman Anda. Buat perjanjian tertulis sebagai barang bukti jika terjadi hal-hal buruk ke depannya.

6. Teman akan meminta lebih banyak uang

Jika memberi pinjaman kepada teman, kemungkinan besar teman Anda akan meminta lebih banyak uang. Teman Anda tentunya akan berpikir kalau Anda memiliki banyak pendapatan dan dapat diandalkan untuk membantu di saat-saat genting.

Selain itu, teman Anda mungkin memahami teknik foot-in-the-door yaitu teknik psikologi yang mempersuasi seseorang secara bertahap.

Teknik ini bekerja diawali dengan dengan permintaan mudah dan sederhana, dan setelah permintaan mudah tersebut dikabulkan, barulah seseorang tersebut membujuk rayu dan meminta sesuatu yang lebih besar.

Contohnya, teman Anda pinjam dalam jumlah kecil, seperti Rp500.000. Setelah Anda setuju meminjamkan uang tersebut, Anda akan cenderung mengiyakan dan memberikan pinjaman uang dalam jumlah yang besar di masa akan datang.

Tips

Sebaiknya tolak memberi pinjaman uang saat pertama kali teman Anda meminta, sehingga mereka tidak akan menganggap Anda sebagai sumber uang. Teman Anda akan mencari di tempat lain.

7. Memberitahu orang lain tentang kemurahan hati Anda

Mungkin akan terasa aneh berurusan dengan satu orang yang berulang kali meminta uang, dan hal terakhir yang Anda inginkan dari teman Anda adalah tidak membagikan perjanjian pinjaman Anda dengan orang lain. Beberapa orang memiliki mulut besar dan tidak bisa menyimpan rahasia.

Jika Anda memberi pinjaman, mereka mungkin memberi tahu orang lain tentang kemurahan hati Anda. Orang lain yang mendengarkan tentang kemurahan hati Anda akan datang kepada Anda jika orang tersebut mengalami kesulitan yang sama.

Tips

Apabila Anda meminjamkan uang, pastikan teman Anda tersebut menjaga rahasia untuk tidak memberitahu orang lain tentang pinjaman yang Anda berikan. Kalau perlu Anda membuat perjanjian rahasia tertulis agar teman Anda dapat selalu mengingatnya.

8. Memberi pinjaman tidak memberikan keuntungan finansial

Meminjamkan uang kepada teman tentunya akan membebani Anda secara materi. Pastinya Anda tidak akan membebankan bunga jika memberikan pinjaman kepada teman karena bisa jadi Anda dicap sebagai rentenir.

Umumnya, orang-orang di Indonesia tidak mengenakan bunga atas uang yang dipinjamkan kepada orang-orang terdekatnya. Sebab itu, banyak orang yang lebih memilih meminjam uang secara langsung kepada orang terdekatnya daripada pinjam uang di bank atau lembaga keuangan.

Padahal, jika Anda dapat menginvestasikan uang yang Anda pinjamkan kepada teman, seperti berinvestasi di peer to peer lending, saham, tabungan, asuransi atau deposito.

Anda akan memperoleh keuntungan yang banyak dari hasil bunga investasi Anda.

Tips

Bebankan bunga atas pinjaman uang yang diberikan. Meskipun tampak aneh dan canggung tetapi hal ini masih masuk akal. Selama, suku bunga yang dibebankan jauh lebih rendah daripada suku bunga yang dibebankan oleh bank atau lembaga keuangan.

Mulai Investasi Anda Hari Ini

9. Anda akan membutuhkan uang ke depannya

Tidak ada seorang pun dari kita yang memiliki kemampuan untuk memprediksi dan melihat apa yang akan terjadi di masa depan. Ketika memberikan pinjaman, Anda pasti mengharapkan uang tersebut segera dikembalikan. Bisa saja Anda akan membutuhkan uang ke depannya.

Karena itu, jangan pernah pinjamkan uang yang Anda butuhkan dalam waktu dekat. Misalnya, teman Anda butuh uang sekitar Rp1.000.000, dan satu-satunya uang tunai yang tersedia adalah uang sewa rumah atau uang KPR yang akan jatuh tempo dalam beberapa minggu ke depan. Anda lebih baik memberi tahu teman kalau Anda tidak dapat membantu.

Selain itu, jangan pernah mengambil uang dari dana darurat atau tabungan yang telah Anda simpan secara khusus untuk kebutuhan mendesak, Kemudian, uang tersebut diberikan sebagai pinjaman karena ingin membantu teman yang sedang dalam kesusahan.

Pentingnya memiliki dana darurat atau tabungan untuk menjamin kondisi keuangan Anda dan keluarga yang menjadi tanggungan Anda selalu baik dan seimbang.

Seperti dijelaskan sebelumnya tidak ada jaminan teman Anda akan mengembalikan uang sebelum Anda membutuhkannya, bahkan yang ada hanya akan mempersulit kondisi keuangan Anda. Bisa jadi Anda harus mencari pinjaman dari orang lain karena Anda juga sedang membutuhkan uang.

Anda juga harus memikirkan bagaimana jika tiba-tiba kehilangan pekerjaan dan tidak punya penghasilan? Bagaimana jika Anda menghabiskan seluruh dana darurat dan tabungan saat mencari pekerjaan baru? Tidak mendapatkan kembali uang yang telah dipinjamkan dengat tepat waktu tentunya akan menimbulkan masalah bagi Anda dan keluarga Anda.

Tips

Jika Anda memiliki tanda-tanda akan mengalami masalah keuangan atau bahkan kehilangan pekerjaan, jangan pinjamkan uang kepada teman. Katakan dengan jujur bahwa Anda juga sedang mengalami situasi keuangan yang buruk dan tidak memiliki uang berlebih.

10. Menimbulkan masalah dalam hubungan pertemanan

 Jika Anda memiliki hubungan pertemanan yang kuat dengan teman Anda, jangan merusaknya dengan uang. Apabila Anda punya teman yang sudah berjanji mengembalikan uang yang Anda pinjamkan dan pada akhirnya tidak dikembalikan, pastinya Anda akan selalu mengingat hal ini yang kemudian akan memicu pertengkaran.

Jika Anda menghadapi teman yang meminta uang Anda lebih dari satu kali, teman Anda akan tetap melakukan hal tersebut dan pada akhirnya memicu amarah Anda. Bertindak defensif untuk tidak meminjamkan uang akan menimbulkan masalah dalam hubungan pertemanan Anda ke depan.

Tips

Jika memberikan pinjaman, lebih baik Anda memberikan uang tersebut dengan ikhlas saat Anda benar-benar mampu. Ketika Anda tidak memiliki ekspektasi bahwa teman Anda akan mengembalikan uang yang telah diberikan, teman Anda tidak akan merasa tertekan untuk membayar Anda kembali, dan masalah uang tidak akan masuk di antara hubungan pertemanan kalian.

Kesimpulan

Anda tentunya selalu berusaha menjadi orang baik dan ingin teman Anda untuk menyayangi Anda apa adanya. Namun, meminjamkan uang kepada teman Anda bukanlah cara tepat untuk membantu teman yang sedang mengalami kondisi keuangaan buruk.

Apabila teman datang untuk meminjam uang kepada Anda, sebaiknya Anda dengan hati-hati menolak memberikan pinjaman, dan temukan cara terbaik untuk membantu teman yang Anda sayangi dengan menyarankan mencari pinjaman online di Financer.com, mengajarkan cara mengelola keuangan lebih baik, atau membantu mendapatkan informasi tentang pendapatan sampingan.

Jika niat terhadap teman Anda baik, maka tidak perlu khawatir bahwa hal tersebut akan merusak hubungan pertemanan Anda. Jika Anda mampu meminjamkan uang kepada teman, lakukan percakapan terbuka dan jujur untuk mendiskusikan masalah-masalah yang akan timbul dari pinjaman.

Bandingkan dan Ajukan Produk Keuangan Terbaik Sekarang

Komentar (0)

 

Anda harus masuk untuk menulis komentar.

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Email
×

Tolong beri nilai 10 Alasan Mengatakan Tidak Untuk Meminjamkan Uang Kepada Teman