10 Tips Hemat di Bulan Ramadan

8 menit

Tidak terasa bulan Ramadan telah tiba dan saatnya umat muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Kita mungkin sering berpikir bahwa pengeluaran seharusnya menurun selama bulan puasa karena biasanya makan 3 kali menjadi hanya 2 kali dalam sehari. Sebaliknya pengeluaran jauh lebih besar selama bulan puasa karena harga barang dan bahan pokok melambung tinggi.

Ditambah lagi banyaknya ajakan berbuka puasa di luar oleh rekan kerja atau teman-teman membuat kita sering kecolongan menghabiskan banyak uang hanya untuk makan-makan. Mau tidak mau kita harus rela dan siap membayar lebih mahal tetapi mendapatkan barang dalam jumlah lebih sedikit. Namun, tidak ada kata mustahil untuk mengendalikan pengeluaran dan mengatur keuangan selama bulan Ramadhan.

Sejatinya, puasa diperintahkan oleh Allah agar manusia dapat berempati terhadap kaum miskin dan menerapkan kesederhanaan saat makan, minum dan membelanjakan harta.

Dalam surah Al-Isro: 26-27Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros, sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu sangat ingkar terhadap Tuhannya“.

Kemudian dalam surah Al-Anam: 141Dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan”.

Dan surah Al-Furqaan 25:67 “Orang-orang yang baik adalah yang apabila menyalurkan (hartanya) maka ia tidak berlebih-lebihan dan tidak terlalu pelit. Dan adalah di antara kedua itulah yang baik“.

Dari ke tiga ayat di atas dapat kita lihat bahwa Allah mewajibkan manusia untuk hidup sederhana, tidak pelit dan selalu bersyukur.

Nah, bagi Anda yang ingin menjalani bulan suci dengan dalam kesederhanaan, yuk simak tips-tips hemat di bawah ini:

1. Membuat Menu Makanan Selama Bulan Ramadan

Di bulan puasa ini, sebaiknya Anda menyiapkan menu makanan saat sahur dan buka puasa setiap harinya. Pastikan menu makanan Anda bervariasi, mulai dari ikan, ayam, daging, sayur-sayuran, buah, dan lain-lain agar tidak cepat bosan dan menjaga keseruan buka puasa di rumah bersama keluarga.

Catatlah berapa orang yang akan ikut makan buka puasa dan sahur bersama Anda. Cantumkan juga bahan makanan dan jumlah yang dibutuhkan untuk memudahkan Anda menghitung pengeluaran selama bulan puasa. Jadi, Anda tidak lagi mubazir dengan membuang makanan berlebih.

Tips Hemat: Kalau memungkinkan  uatlah menu buka puasa dan sahur selama sebulan penuh agar Anda terhindar dari sifat boros sehingga Anda bisa jelas tahu bahan makanan apa saja yang dibutuhkan untuk dibeli.

2. Belanja Bahan Makanan Untuk Sebulan

Berbelanja bahan makanan untuk sebulan ke depan sebenarnya bisa menghemat pengeluaran Anda. Agar bisa berhemat, Anda sebaiknya membeli bahan makanan yang bisa bertahan lama, minimal satu bulan ke depan. Jadi, Anda tidak repot lagi membeli barang atau bahan makanan menjelang hari lebaran karena harganya yang cenderung melambung tinggi.

Penghematan yang Anda lakukan sebenarnya gabungan dari beberapa hal. Pertama, Anda tidak harus membayar ulang parkir ataupun mengeluarkan biaya transportasi atau bensin karena Anda telah belanja dalam jumlah besar sekaligus. Kedua, Anda bisa menghemat tenaga Anda untuk mengerjakan hal lainnya. Ketiga, toko umumnya memberikan diskon atau harga lebih murah apabila membeli barang dalam jumlah besar.

Tips Hemat: Apabila Anda terbiasa berbelanja untuk diri sendiri dan keluarga setiap minggu atau bahkan setiap hari, maka catatlah bahan makanan yang Anda butuhkan selama bulan puasa dan hari lebaran. Manfaatkan diskon atau potongan harga di toko atau supermarket saat berbelanja untuk menekan pengeluaran Anda. Kalau bisa, jangan membeli semua barang dan bahan makanan di supermarket karena banyak barang yang harganya lebih murah jika dibeli di pasar tradisional, seperti daging segar dan berbagai jenis bumbu.

3. Kurangi Berbuka Puasa di Luar

Selama bulan puasa, Anda pasti sering mendapatkan undangan atau ajakan untuk berbuka puasa bareng teman, rekan kerja, klien, bahkan tetangga. Menjaga silaturahmi dengan orang lain sangat dianjurkan dalam Islam akan tetapi jangan sampai membuat Anda keseringan berbuka puasa di luar. Harga makanan di restoran selama bulan puasa cenderung naik karena bahan makanan yang juga meningkat. Jadi, jangan kaget bahkan menangis ketika melihat pengeluaran Anda berkali-kali lipat lebih besar daripada bulan biasa.

Tips Hemat: Pilah-pilih ajakan buka puasa yang datang kepada Anda. Sebisa mungkin prioritaskan berbuka puasa di luar dengan orang-orang yang dekat dengan Anda. Jangan menjadikan ajakan buka puasa sebagai beban bagi Anda untuk hadir dan berpartisipasi, toh makan bareng dengan teman atau reuni dapat dilakukan di bulan lainnya. Ketika memilih menu makanan untuk berbuka puasa, pilihlah yang sesuai dengan bujet, jangan memesan makanan di luar budget agar kantong Anda tidak menipis. Cobalah membawa botol sendiri yang telah diisi air putih dari rumah agar Anda bisa lebih hemat saat berbuka puasa di luar.

4. Buka Puasa Dengan Memasak Bersama atau Membawa Makanan (Potluck)

Membooking restoran untuk berbuka puasa biasanya lumayan sulit karena meningkatnya pengunjung yang berdatangan dan mereservasi restoran selama bulan Ramadhan. Apabila Anda memesan atau datang ke restoran secara mendadak, besar kemungkinan Anda tidak akan dapat tempat.

Tips Hemat: Untuk menghindari hal tersebut, Anda bisa mengajak teman-teman Anda untuk berbuka puasa di rumah dengan acara memasak bersama atau membawa makan bersama. Sekalian Anda juga bisa mengulang kembali memori masa sekolah atau kuliah bersama teman-teman. Anda tentunya dapat menghemat banyak pengeluaran karena Anda berpatungan membeli bahan makanan dengan teman-teman.

5. Membawa Bekal Untuk Buka Puasa Dari Rumah

Terkadang pekerjaan membuat Anda harus lembur sehingga Anda tidak bisa untuk berbuka puasa di rumah. Terkadang juga Anda memilih berbuka puasa di kantor sebelum pulang ke rumah karena Anda menghindari kemacetan.

Nah, apabila Anda salah satu yang sering berbuka puasa di kantor, sebaiknya Anda membawa bekal dari rumah untuk menu berbuka puasa Anda nanti karena harga makanan di restoran atau tempat makan tentunya lebih mahal dibandingkan membawa bekal dari rumah.

Tips Hemat: Bawalah menu bekal buka puasa yang tidak cepat basi dan bawalah snack, seperti kurma atau buah-buahan segar lainnya. Anda bisa memanfaatkan kulkas di kantor untuk mendinginkan minuman atau buah dan microwave untuk menghangatkan makanan di kantor.

6. Menu Buka Puasa dan Sahur Digabung

Hindari membuang banyak energi, waktu dan uang hanya untuk menambah jumlah menu harian di bulan puasa. Anda dapat memasak menu berbuka puasa yang nantinya bisa dimakan lagi sebagai menu sahur. Selain menghemat uang, Anda juga cukup memanaskan menu makanan buka puasa tadi. Tidak perlu khawatir dengan kesegaran dan rasa makanannya karena masih bisa ditoleransi berhubung jarak waktu buka puasa dan sahur hanya beberapa jam saja.

Tips Hemat: Anda dapat menggunakan kulkas untuk menjaga kesegaran makanan yang akan dimakan saat sahur nanti. Anda tinggal memanaskannya di kompor atau microwave ketika akan mengkonsumsinya.

7. Membeli Makanan Jadi Bagi Yang Tinggal Sendiri

Bagi Anda yang tinggal sendiri jauh dari keluarga, membeli makanan sebenarnya pilihan yang murah dan mudah. Kok bisa? Karena Anda harus mengeluarkan biaya untuk gas, minyak, listrik dan bahan makanan untuk satu orang saja. Memasak makanan sebenarnya lebih cocok dan murah bagi orang-orang yang tinggal bersama keluarga. Jadi, belilah makanan langsung jadi di tempat makan atau pasar dalam porsi untuk diri sendiri saja. Dijamin Anda bisa hemat dan harganya terjangkau untuk kantong Anda.

Tips Hemat: Apabila Anda membeli makanan, belilah makanan untuk berbuka dan sahur agar lebih praktis. Perhatikan kebersihan rumah makan, penjual dan makanannya saat membeli makanan. Jika ingin lebih hemat lagi, Anda bisa memasak nasi sendiri dan Anda tinggal membeli lauk pauk dan sayur-mayur saja.

8. Membuat Kue Lebaran dan Menu Makanan Lebaran Sendiri

Apakah Anda sering kedatangan banyak tamu saat hari lebaran? Atau apakah Anda lebih sering berziarah ke rumah-rumah keluarga atau teman saat hari lebaran? Jika Anda melakukan ke dua-duanya, maka Anda sebaiknya membuat kue lebaran dan menu makanan lebaran sendiri.

Harga bahan makanan selalu naik saat menjelang hari lebaran sehingga sering menjadi alasan bagi penjual kue dan makanan hari raya untuk menaikkan harga dagangannya. Saat membeli satu bungkus kue kering lebaran, Anda membayar bahan pokok pembuatan kue yang meningkan dan juga keuntungan penjual. Jadi, kenapa tidak membuat kue dan menu makanan lebaran sendiri agar lebih hemat, bukan?

Tips Hemat: Beli bahan-bahan pokok pembuatan kue dalam jumlah besar dan buatlah variasi kue lebaran dari bahan-bahan yang sama. Jika Anda tidak tahu cara membuat kue atau masakan lebaran, Anda dapat belajar resep-resep gratis dari internet atau youtube. Membuat kue dan masakan lebaran tentunya dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan dan juga menghemat pengeluaran Anda. Kalau Anda sukses membuat kue atau masakan lebaran enak yang disukai keluarga dan teman Anda, siapa tau Anda bisa menjalankan bisnis kue lebaran pada lebaran tahun depannya.

9. Manfaatkan Promo dan Diskon Ketika Berbelanja

Di bulan puasa, ada banyak toko atau merchant yang bekerjasa sama dengan bank memberikan promo dan diskon untuk merangsang konsumen untuk berbelanja menggunakan kartu kredit.

Nah, sebagai pengguna kartu kredit, Anda dapat memanfaatkan promo dan diskon dari kartu kredit Anda saat berbelanja. Jangan ragu untuk memanfaatkan kartu kredit Anda karena bisa saja Anda memperoleh cashback yang dapat digunakan untuk bulan depan atau saat memiliki kebutuhan mendesak.

Tips Hemat: Carilah promo atau diskon jika Anda ingin berbelanja untuk menambah koleksi baju lebaran. Apabila Anda berbelanja online, Anda bisa mencari kupon promo atau diskon di internet.

10. Tidak Mesti Beli Pakaian Baru

Salah satu tradisi hari raya idul fitri di Indonesia adalah membeli pakaian baru yang akan dipakai saat beribadah dan silaturahmi dengan keluarga. Namun, di dalam Islam sendiri tidak ada ketentuan atau kewajiban membeli pakaian baru untuk merayakan lebaran. Membeli pakaian baru, boleh-boleh saja asalkan tetap memperhatikan kondisi keuangan Anda. Jangan sampai Anda berutang pinjaman banyak hanya untuk terlihat keren di mata teman, keluarga dan tetangga.

Tips Hemat: Anda bisa memadupadankan pakaian-pakaian lama agar terlihat sebagai pakaian baru. Anda juga bisa mengakalinya dengan memodifikasi pakaian lama Anda dengan memotong atau menambahkan motif dan warna baru agar penampilan Anda terlihat baru di hari raya.

Utamakan Berhemat dan Kontrol Diri Selama Bulan Puasa

Mengelola keuangan agar tidak boros selama bulan ramadhan tentunya dapat dilakukan oleh setiap orang jika ada niat dan kontrol diri yang kuat.

Selama bulan puasa gunakanlah penghasilan bulanan Anda. Adapun untuk keperluan hari raya idul fitri, Anda dapat memanfaatkan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk membeli asuransi untuk melindungi Anda saat mudik, membayar cicilan pinjaman membayar zakat fitrah, investasi, menabung, atau membuat masakan lebaran untuk disantap keluarga besar, tetangga dan teman.

Bulan Ramadhan hakikatnya adalah bulan pendidikan yang mana salah satu tujuannya adalah mendidik dan melatih umat muslim di seluruh dunia untuk membiasakan diri untuk hidup sederhana dan selalu bersyukur. Sebisa mungkin lakukan kebiasaan berhemat yang telah Anda lakukan selama ini agar keuangan tetap stabil dan terjaga selama bulan puasa.

Semoga bulan Ramadhan tidak hanya sekedar ritual tahunan saja tetapi juga bisa membawa perubahan positif bagi manusia terus menerus bahkan setelah bulan Ramadhan usai. Marilah kita jadikan bulan Ramadhan ini sebagai momentum melatih sikap kesederhanaan dalam hidup. Selamat berpuasa dengan penuh hikmah dan bermakna ya sobat Financer!

×

Tolong beri nilai 10 Tips Hemat di Bulan Ramadan