12 Pelajaran Keuangan dari Serial Game of Thrones

Akhir-akhir ini, fans serial Game of Thrones atau kerap disebut Thronee sedang berbahagia karena season terakhir dari Game of Thrones akhirnya dirilis setelah penantian lama selama dua tahun. Serial Game of Thrones sendiri diadaptasi dari karya novel fiksi George R.R. Martin yang telah diminati oleh warga dunia sejak kehadirannya pada tahun 2011.

Penggemar setia Game of Thrones tentunya sudah tahu garis-garis besar cerita dari serial yang berkutat dengan perebutan tahta, naga, pertentangan politik, sihir dan hubungan percintaan terlarang. Walaupun serial Game of Thrones ini hanyalah cerita fiksi bergenre fantasi, namun ada banyak pelajaran berharga yang dapat dipetik dari setiap episodenya. Contohnya, pentingnya membangun jaringan, strategi berperang melawan musuh, cara bertahan hidup, sampai cara mengatur keuangan.

Dalam upaya mencapai kesuksesan finansial, kita biasanya mencari saran atau belajar dari orang-orang sekeliling kita yang telah mencapai kesuksesan. Ada yang membaca artikel atau buku tentang cara manajemen keuangan. Ada juga yang mengikuti pelatihan untuk menghasilkan uang, atau setidaknya menghadiri konferensi dan seminar yang menjanjikan untuk memberikan pengetahuan akan rahasia kesuksesan finansial.

Namun, siapa sangka serial Game of Thrones mengajarkan banyak pelajaran penting untuk kita, khususnya untuk urusan keuangan. Berikut 12 pelajaran keuangan yang dapat Anda petik dan aplikasikan dari serial Game of Thrones.

1. “Winter is coming

“Musim dingin akan datang (Winter is coming)” adalah judul episode pertama serial Game of Thrones yang kemudian menjadi tagline di seluruh season Game of Thrones.

“Musim dingin akan datang” yang sering dikatakan orang-orang di Winterfell, ibu kota di bagian utara Westeros yang artinya kejadian buruk akan segera terjadi, yakni pasukan zombie mematikan bernama White Walkers akan menyerang warga Winterfell.

Selain itu, musim dan cuaca di Westeros tidak dapat diprediksi durasinya. Pada awal serial Game of Thrones, musim panas terjadi selama 10 tahun. Dengan musim panas yang panjang, diperkirakan musim dingin yang akan datang kemungkinan berlangsung lebih lama.

Oleh karena itu, banyak hal yang harus dipersiapkan oleh warga utara Westeros untuk menyambut musim dingin, seperti melatih prajurit, menyuplai bahan makanan, dan membuat senjata ampuh untuk melawan White Walkers.

Pelajaran yang dapat dipetik dari musim dingin yang akan datang di Westeros adalah Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. “Musim dingin” yang tidak terduga bisa jadi akan datang dan menghantam kondisi keuangan Anda. Contohnya, Anda terjangkit penyakit, dipecat dari pekerjaan, bencana alam, pendidikan anak, dan lain-lain. Oleh karena itu, lunasi utang Anda dan miliki tabungan untuk mencegah hal-hal buruk yang kemungkinan akan terjadi di masa depan.

Tidak pernah terlalu dini untuk mempersiapkan sesuatu yang akan terjadi di masa depan. Untuk menyongsong masa depan lebih baik dan menikmati masa pensiun dengan nyaman adalah mulai menabung lebih awal. Mulailah menabung sejak usia 20-an dengan mengalokasikan 30% pendapatan Anda dan tanpa terasa tabungan Anda akan bertambah banyak seiring waktu.

Musim dingin akan datang, jadi bersiaplah untuk hal-hal yang akan datang.

2. Selalu Membayar Utang

“Keluarga Lannister selalu membayar utangnya,” adalah kalimat andalan yang sering dilontarkan oleh keluarga Lannister. Keluarga Lannister terkenal dengan kepatuhannya membayar utang yang memungkinkan mereka memiliki lebih banyak waktu dan kesempatan untuk terus-menerus meminjam, membeli, atau melakukan apa pun yang mereka inginkan setiap season-nya. Entah itu untuk urusan uang, pertolongan, atau perlindungan, keluarga Lannister selalu menepati janji untuk mencapai kesepakatan.

Walaupun dalam serial Game of Thrones, keluarga Lannister memiliki kebiasaan buruk, seperti serakah, manipulatif, licik, sering berperang, suka mengkhianati dan haus akan kekuasaan. Namun, setiap orang selalu dapat mengandalkan keluarga Lannister untuk membayar kembali utang mereka.

Berkat kepandaian kepala keluarga Lannister, Twyin Lannister, dalam mengatur keuangan sehingga ia mampu memiliki banyak tambang emas. Keluarga Lannister juga memiliki strategi yang bagus dalam mempertahankan kekayaannya dengan menikahkan putrinya dengan raja Westeros agar keluar dari krisis keuangan yang dialaminya pada saat itu.

Keluarga Lannister selalu menjalin kerjasama dengan kerajaan lainnya, mengajukan pinjaman dengan hati-hati, dan mengatur keuangan dengan bijak sehingga tidak heran keluarga Lannister memiliki banyak emas yang dapat diwariskan hingga 7 turunan.

Pelajaran yang bisa dipetik dari keluarga Lannister adalah berutang pinjaman tidak selalu membawa hal-hal buruk pada kehidupan Anda. Jika Anda memiliki riwayat pembayaran utang pinjaman yang bagus, maka hal tersebut malah bisa menjadi solusi dan peluang bagi Anda untuk mendapatkan pinjaman lebih banyak ke depannya.

Memiliki riwayat pinjaman yang baik juga membuka jalan untuk mendapatkan suku bunga pinjaman lebih ringan untuk modal usaha dan persyaratan pinjaman yang lebih menguntungkan. Meskipun risiko yang kemungkinan ditanggung akan membuat seseorang memiliki lebih banyak utang. Namun, keluarga Lannister selalu mencari tahu pinjaman yang baik dan terus mempertahankan skor kredit yang baik agar mereka selalu mendapatkan manfaatnya.

3. Jangan Berfoya-foya Seperti Raja

Menduduki takhta besi (iron throne) Westeros adalah cita-cita dari hampir setiap tokoh di serial Game of Thrones sehingga tidak heran banyak yang rela mati untuk meraih kekuasaan Westeros tersebut. Takhta besi Westeros yang berhasil direbut oleh Robert Baratheon setelah melawan Mad King, raja Westeros saat itu hanya berlangsung singkat karena Robert Baratheon tidak dapat memanfaatkan kekuasaan dan kekayaannya dengan bijak.

Gaya hidup Robert Baratheon sangat hedon dan suka menghambur-hamburkan uang karena dia gemar berpesta, bermain perempuan, dan minum alkohol. Robert Baratheon meninggal setelah mengalami kecelakaan saat berburu setelah minum terlalu banyak alkohol.

Pada akhir hidupnya, Robert Baratheon meninggalkan gundukan utang untuk kerajaan Westeros, dengan total sekitar 6 juta “naga emas (gold dragons)” mata uang lokal. Nilai utang 6 juta “naga emas” ini termasuk jumlah uang yang cukup besar di dalam serial Game of Thrones sehingga mau tidak mau pewaris keluarga Robert Baratheon harus menanggung dan melunasi utangnya setelah dia meninggal.

Pelajaran yang bisa dipetik dari Robert Baratheon ini adalah memiliki jabatan bagus dan gaji yang banyak tidak menjamin seseorang meraih kesuksesan finansial. Sebab, bisa jadi seseorang tersebut suka berfoya-foya dan tidak dapat mengatur keuangan. Padahal setiap orang seharusnya menjaga arus pendapatan dan pengeluaran secara seimbang agar tidak terlilit utang yang menggunung.

Apabila Anda sering kesulitan untuk menghentikan kebiasaan menghambur-hamburkan uang, Anda dapat mensiasatinya dengan menggunakan kartu kredit. Sebab, rata-rata kartu kredit memiliki pagu kredit (limit) yang secara otomatis akan menolak pembayaran atau pembelian ketika telah melewati batas limit kartu kredit Anda.

4. Jangan Mengambil Jalan Pintas

Bangsa Ironborn, yang dipimpin oleh keluarga Greyjoy, adalah bangsa yang dikenal suka mengambil jalan pintas dalam hidup. Mereka membajak kapal dan merampas harta orang lain sesuai keinginan mereka.

Ned Stark yang berniat untuk mengubah bangsa ironborn memutuskan untuk mengangkat Theon Greyjoy sebagai salah satu orang kepercayaannya. Sayangnya, Theon Greyjoy malah mengambil jalan pintasnya sendiri, yakni dengan merebut Winterfell dari Ned Starks. Pada akhirnya, segalanya tidak berjalan mulus karena Theon Greyjoy ditangkap dan disiksa secara mengerikan.

Mengambil jalan pintas dalam manajemen keuangan Anda juga dapat menjadi bumerang. Misalnya, Anda memutuskan untuk menginvestasikan pendapatan Anda dalam bentuk investasi saham karena untungnya lebih banyak. Padahal untuk mengamankan hasil investasi Anda dan mendapatkan keuntungan lebih, Anda seharusnya mendiversifikasi investasi Anda dengan berinvestasi pada deposito, emas, tabungan, peer-to-peer lending, asuransi, dan lain-lain.

Anda akan sangat menyesal dan rugi apabila satu-satunya investasi saham pilihan Anda anjlok dan tidak berjalan sesuai keinginan Anda. Oleh karena itu, Anda harus mendiversifikasikan investasi Anda. Dengan mendisiplinkan diri Anda, seperti melakukan dan mengaplikasikan strategi keuangan yang cerdas, Anda akan menyiapkan diri Anda untuk meraih kesuksesan finansial dalam jangka panjang.

5. Jangan Biarkan Masalah Keuangan Menghentikan Anda

Hidup tidak mudah bagi Daenerys Targaryen atau lebih dikenal sebagai Bunda Naga. Namun, terlepas dari banyaknya masalah yang dihadapinya, Daenerys tidak pernah membiarkan keadaan buruk dan masalah mengalahkannya. Dia selalu mencari nasihat yang baik dan bekerja keras untuk mendapatkan kembali apa yang diambil darinya.

Apakah Anda memiliki skor kredit buruk? Apakah saldo rekening tabungan Anda terlihat seperti dijarah oleh gerombolan Dothraki? Apabila Anda sedang menghadapi masalah keuangan, Anda dapat belajar dari Daenerys.

Anda tentunya dapat bangkit kembali dari masalah keuangan yang menimpa Anda bahkan jika Anda tidak memiliki “anak-anak” yang bernapas api alias naga yang dapat membantu Anda. Yang Anda butuhkan adalah manajemen keuangan yang baik, kerja keras dan sedikit kesabaran.

6. Bekerja Sama Dengan Pihak Lain Bisa Jadi Malah Menguntungkan

Setelah bertahun-tahun dilecehkan dari keluarganya, Tyrion Lannister memutuskan sudah waktunya untuk beralih bersekutu dengan pihak lain. Tyrion bersekutu dengan Daenerys yang ingin merebut kembali takhtanya dari keluarga Lannisters. Karena bekerjasa sama dengan Daenerys, Tyrion dapat memperoleh apa yang diinginkan.

Pelajaran yang dapat dipetik dari cerita Tyrion adalah hanya karena Anda selalu melakukan cara yang sama tidak berarti cara tersebut adalah cara terbaik.

Menutup rekening tabungan lama Anda dan beralih menggunakan rekening tabungan lain bisa saja membawa keuntungan bagi Anda karena mendapatkan suku bunga baru yang jauh lebih tinggi daripada suku bunga tabungan lama Anda.

Gunakan mesin pencarian gratis Financer.com ketika memilih pinjaman dan produk keuangan untuk memastikan Anda mendapatkan penawaran terbaik. Bisa saja Anda mendapatkan penawaran lebih baik dengan beralih menggunakan Financer.com. Sama halnya dengan Tyrion yang beruntung setelah beralih dan bersekutu dengan ratu Daenerys.

7. Membangun dan Konsisten dengan Investasi Anda

Daenerys Targaryen tidak memiliki banyak telur naga tetapi apa yang dia lakukan akhirnya membuahkan hasil besar. Saat menikah, Daenerys diberi 3 telur naga yang sangat langka dan berharga. Ketika suaminya meninggal dan jatuh bangkrut, Daenerys pergi tanpa membawa apa-apa, kecuali beberapa teman yang setia dan naga yang baru menetas.

Banyak orang yang tertarik untuk memiliki telur naganya dan berbagai upaya dilakukan untuk membujuk Daenerys agar menyerahkan telur naganya, termasuk uang, tentara, kapal yang ia butuhkan untuk kembali ke Westeros dan tawaran menduduki takhta besi (iron throne) Westeros tetapi Daenerys selalu menolak.

Daenerys tahu bahwa semakin besar naga tumbuh, maka semakin banyak nilai dan kekuatan yang mereka berikan padanya. Akhirnya, naga tersebut tumbuh menjadi naga dewasa dan Daenerys pun mampu memanfaatkan kekuatan naga-naga tersebut untuk mencapai tujuannya.

Pelajaran keuangan lainnya yang dapat dipetik dari Game of Thrones adalah bahwa kesuksesan finansial dapat dicapai apabila Anda membangun investasi dan konsisten dengan investasi yang sedang dijalankan. Sebab, suatu saat Anda akan memperoleh hasil dari investasi Anda.

Jadi, rawat telur naga Anda hingga menetas dan tumbuh besar dalam artian mulai investasi Anda dari sekarang dan konsisten menjalankan investasi Anda secara terus menerus. Bisa jadi investasi Anda sekarang bisa membawa Anda menjadi kaya raya di masa depan, seperti Warren Buffet.

8. Pengetahuan adalah Kekuatan Terbesar

Salah satu pelajaran penting tentang uang dari Game of Thrones bahwa pengetahuan adalah kekuatan.

Kita melihat sepanjang serial Game of Thrones bahwa pikiran selalu mengalahkan otot. Petyr Baelish menggunakan pengetahuannya untuk memanipulasi dan memperbaiki dirinya sendiri, Maester terus mencari bimbingan, dan Tyrion selalu menjadi yang terbaik meskipun memiliki keterbatasan fisik.

Pengetahuan adalah kekuatan di bidang apa pun, terutama di bidang keuangan. Meskipun keuangan mempengaruhi setiap aspek kehidupan kita, namun sedikit orang yang benar-benar memahami konsep dan cara kerja keuangan.

Pada dasarnya tidak mengetahui apa-apa akan melukai Anda, dan karenanya penting untuk terus mempersenjatai diri Anda dengan pengetahuan keuangan sepanjang hidup Anda.

Pastikan Anda benar-benar memiliki banyak pengetahuan dan memahami apa yang Anda lakukan sebelum mengambil keputusan besar untuk keuangan Anda. Pastikan juga Anda memiliki pemahaman dasar tentang konsep keuangan sehari-hari apalagi ketika menyangkut masalah uang.

Kita mengeluarkan uang untuk kebutuhan sehari-hari, jadi pastikan Anda tahu persis keputusan apa yang Anda buat saat mengeluarkan uang Anda.

9. Utang yang Belum Dibayar Memiliki Konsekuensi

Tagline Game of Thrones lainnya adalah, “Bank Iron memiliki batasnya”. Bank Iron Braavos adalah bank yang sangat maju, memiliki banyak aset dan paling kuat yang tidak dapat mentolerir utang.

Ketika Cersei Lannister merebut takhta besi (iron throne), dia memiliki utang di bank sebesar 6 juta naga emas. Ayahnya memperingatkan Cersei Lannister, “Jika kamu berutang uang kepada Bank Iron dan kamu tidak ingin menghancurkan dirimu, maka lunasi utangmu”.

Cersei Lannister menemukan cara untuk melunasi utang meskipun harus memusnahkan seluruh garis keluarga Tyrell dan merebut kekayaan mereka.

Pelajaran yang dapat dipetik adalah segera lunasi utang Anda karena apabila Anda tidak melunasi utang, pihak pemberi pinjaman akan menuntut Anda dan gaji Anda akan secara otomatis dipotong dari rekening tabungan Anda.

10. Diversifikasikan Pendapatan dan Investasi Anda

Memiliki penghasilan itu bagus tetapi jika Anda hanya mengandalkan satu sumber pendapatan, maka sumber pendapatan Anda rentan untuk menghilang.

Tywin Lannister melihat tulisan di dinding ketika tambang emas keluarganya habis. Jadi, Tywin Lannister merencanakan pernikahan keluarganya dengan keluarga terkaya di Westeros, yakni Tyrells, untuk meningkatkan sumber kekayaannya.

Jika Anda bergantung pada satu sumber pendapatan saja untuk mendukung kehidupan sehari-hari, atau Anda hanya mengandalkan satu saham untuk mempersiapkan masa depan, maka Anda berisiko untuk mengalami kerugian finansial jika sumber pendapatan atau investasi Anda mengalami masalah. Oleh karena itu, pelajaran penting yang harus diingat dan diaplikasikan oleh setiap orang atau investor adalah diversifikasikan investasi untuk mengurangi risiko.

Ketahuilah lebih baik berinvestasi di berbagai macam investasi daripada hanya fokus pada satu macam investasi. Investasikan uang Anda di berbagai jenis investasi, seperti bursa efek, tabungan, peer-to-peer lending, tanah, emas, rumah dan lain-lain. Dengan mendiversifikasikan investasi, Anda bisa mendapatkan banyak keuntungan yang dapat Anda nikmati di masa pensiun Anda.

11. Pentingnya Memiliki Koneksi Luas

Di masa remajanya, Danaerys tidak punya apa-apa selain saudara laki-laki yang jahat dan beberapa koneksinya: seorang pengusaha kaya, yaitu Magister Illyrio, dan seorang pejabat tinggi pemerintah, yakni Lord Varys.

Salah satu koneksinya mengenalkannya pada seorang pria kuat yang kemudian dinikahinya, dan melalui pernikahannya Danaerys mendapatkan beberapa koneksi dan hadiah telur naga yang terbukti sangat berharga.

Lord Varys sendiri mampu memperoleh kekayaan dan kekuasaan untuk dirinya sendiri melalui koneksi dan jaringan. Begitu juga dengan musuh bebuyutannya, Littlefinger.

Bahkan Arya Stark, yang sedang dihukum mampu bertahan dan akhirnya melarikan diri dari wilayahnya karena dia memiliki koneksi dengan beberapa pria kuat, seperti Yoren, Jaqen, dan The Hound.

12. Kerja Keras Pasti Membuahkan Hasil

Tidak ada jalan pintas menuju kesuksesan selain kerja keras. Jon Snow tidak diangkat menjadi Panglima Komando karena dia adalah pria yang paling populer di Watch. Jon Snow memperoleh jabatan tersebut karena dia bekerja lebih keras dibandingkan orang-orang lain dan tetap tenang ketika dalam keadaan krisis.

Contoh lainnya adalah Littlefinger yang tidak mengambil jalan pintas untuk meraih kesuksesannya. Littlefinger menghabiskan waktu bertahun-tahun bekerja lebih keras, lebih banyak waktu untuk membangun koneksi, belajar dan mengenal lebih banyak orang di sekitarnya.

Sukses membutuhkan kerja keras. Seberapa kaya pun Anda tetapi jika Anda tidak bekerja keras untuk mempertahankan dan meningkatkannya, maka kekayaan Anda tidak akan bertahan lama. Loras Tyrell, pewaris keluarga terkaya kedua di Westeros terpuruk dan jatuh bangkrut karena tidak peduli untuk bekerja keras dan mudah menyerah sehingga lawannya dengan mudah untuk menghancurkannya.

Sebenarnya, kehidupan itu seperti Game of Thrones karena tidak ada yang memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan. Namun, seseorang yang berpendidikan, bekerja keras dan memiliki koneksi yang luas tentunya dapat melangkah jauh dalam mengatur keuangan, investasi dan sukses secara finansial.

Siapa sangka Game of Thrones dapat mengajari kita begitu banyak pelajaran tentang keuangan!

Pesan Keuangan dari Serial Game of Thrones

Jika ditonton sekilas, Game of Thrones tampaknya tidak lebih dari tontonan fantasi abad pertengahan yang penuh kekerasan.
Tetapi satu tusukan pedang Valyrian Game of Thrones mengajarkan kita banyak pelajaran keuangan yang berharga. Bahkan, perencanaan keuangan dan manajemen keuangan memainkan peran penting dalam serial ini dan dapat dengan mudah diterapkan pada kehidupan nyata.

Selalu waspada dan siap menghadapi musim dingin yang dapat menyerang kondisi keuangan Anda. Bijak dalam memilih pinjaman, bayar utang, diversifikasi investasi, manajemen keuangan adalah sebagian dari pelajaran keuangan yang dapat Anda temukan dalam serial Game of Thrones.

Namun yang terpenting, bekali diri Anda dengan koneksi yang luas dan pengetahuan seputar keuangan agar dapat meraih kesuksesan finansial sepanjang hidup Anda.

Nah, itulah 12 pelajaran keuangan dari Game of Thrones yang bisa Anda dapatkan dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Valar Morghulis!