Bahaya Sering Ganti Nomor HP Terhadap Akun Keuangan Pribadi

  • Juni 13, 2021
  • 10 waktu baca
  • Read Icon 1578 membaca
Fleksibilitas Pengajuan

Nomor handphone (HP) kini memiliki peran penting untuk segala urusan Anda. Hampir semua proses verifikasi akun membutuhkan nomor HP.

Oleh karena itu, berganti nomor HP terlalu sering dapat memberi dampak buruk, terutama bagi akun keuangan pribadi Anda.

Kini, penggunaan nomor HP telah dibatasi, sebab ketika registrasi harus menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Meski telah ada regulasi semacam itu, masih banyak orang yang sering mengganti nomor HP karena berbagai alasan tertentu.

Padahal kasus pembobolan pembayaran digital, seperti kartu kredit, m-banking, internet banking, dompet digital, investasi digital dan lain-lain marak terjadi. Peretas (hacker) umumnya memanfaatkan dari dari nomor HP lama korban.

Menurut Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur PT Bank Central Asia (BCA) Tbk pada Webinar yang dilaksanakan oleh CNBC mengungkapkan bahwa banyak kasus pembobolan m-banking terjadi menggunakan nomor HP lama.

Berikut ini bahaya sering ganti nomor HP terhadap akun keuangan pribadi Anda.Yuk, simak penjelasan lengkapnya!

Alasan Ganti Nomor HP

Alasan Ganti Nomor HP

Meski tidak semua orang suka berganti nomor HP, namun orang-orang tertentu menganggap bahwa mengganti nomor HP merupakan hal yang mudah dan biasa untuk dilakukan.

Beberapa orang sering gonta-ganti nomor HP hingga sulit dihubungi. Berikut ini 4 alasan yang paling sering membuat orang-orang ganti nomor HP.

1. Cari tarif internet paling murah

Alasan pertama mengapa orang sering ganti nomor HP, yaitu untuk mencari tarif yang paling murah. Nomor HP kini difungsikan sebagai paket data agar dapat tersambung dengan internet.

Tarif paket dapat bisa berbeda-beda tergantung masing-masing operator. Hal ini mendorong orang-orang mengganti nomor HP untuk mendapatkan paket data yang dirasa paling murah dan menguntungkan.

Masing-masing operator juga menyediakan promo paket data pada waktu tertentu. Hal ini makin memicu orang untuk gonta ganti nomor HP demi mendapat promo paket data yang paling murah.

2. Tidak ingin dihubungi lagi

Alasan lain mengapa seseorang mengganti nomor HP, yaitu agar tidak dapat dihubungi melalui nomor HP yang lama. Mengapa ada orang yang tidak ingin dihubungi? Kejadian ini sering terjadi pada kasus putus cinta.

Seringkali pasangan yang merasa sakit hati tidak lagi ingin berhubungan dengan mantan kekasihnya. Salah satu cara yang dilakukan untuk memutus komunikasi dengan mengganti nomor HP.

3. Banyaknya HP dual simcard

Kini pilihan model HP semakin banyak dan beragam. Fitur yang ditawarkan pun banyak, termasuk dual simcard. Maksudnya, HP tersebut dapat dipasangi dua kartu sekaligus dalam waktu bersamaan.

Hal tersebut memicu orang untuk memiliki lebih dari satu nomor HP. Bahkan, HP dual simcard juga menjadi salah satu alasan orang sering berganti nomor HP.

4. Ingin ganti jenis operator seluler

Jika operator nomor HP yang Anda gunakan sering bermasalah tentu membuat jengkel dan kecewa. Hal tersebut juga memicu keinginan untuk mengganti nomor HP menggunakan operator lain.

Alasan lainnya, yaitu jika sinyal nomor HP dari operator tertentu tidak muncul. Misalnya, Anda sedang mengunjungi daerah tertentu, tidak semua operator dapat digunakan.

Anda pun harus mengganti nomor HP dengan operator yang dapat menangkap sinyal di daerah tersebut.

Cara Peretas Membobol Akun Keuangan Pribadi

Cara Peretas Membobol Akun Keuangan Pribadi

Dilansir dari CNBC Indonesia, Ruby Alamsyah sebagai Pakar Keamanan Siber mengungkapkan bahwa kerja sindikat peretas dilakukan lewat beberapa cara, antara lain:

Nomor HP Lama

  • Kartu sim (sim card) nomor HP lama masih terhubung dengan akun keuangan pribadi dan langsung dibuang tanpa di gunting atau dipatahkan.
  • Pelaku pembobolan menemukan kartu sim nomor HP Anda.
  • Operator seluler belum mematikan nomor HP lama Anda.
  • Hacker mencoba mengakses akun keuangan pribadi, seperti mencoba mencari username dan password m-banking korban.
  • Jika berhasil, bank yang digunakan korban akan mengirimkan kode OTP (one time password) lewat SMS ke nomor HP lama.
  • Kode OTP digunakan untuk masuk ke rekening tabungan korban dan pelaku pun berhasil mengambil semua uang Anda.

Nomor HP Swap Fraud

  • Pelaku menggunakan nomor HP lama korban.
  • Pelaku telah mengetahui data pribadi korban terlebih dahulu lewat kejahatan phising, yakni tindakan penipuan lewat email dan korban diarahkan ke link palsu.
  • Pelaku datang ke kantor operator seluler untuk ganti nomor HP dengan alasan HP dicuri.
  • Pelaku langsung mengunduh (download) aplikasi m-banking atau aplikasi investasi lainnya yang digunakan korban dengan nomor baru tersebut.
  • Jika aplikasi meminta untuk memasukkan data username dan password untuk login dan password (kata sandi) yang dimasukkan salah, pelaku bisa melakukan reset.
  • Kode verifikasi dikirim lewat SMS.
  • Kemudian kode PIN harus dimasukkan untuk melakukan transaksi perbankan. Pelaku biasanya mengutak-atik tanggal lahir atau informasi pribadi korban.

Pembajakan Email

Mengganti nomor HP juga dapat membuat Hacker membajak email Anda. Berikut cara pelaku membobol akun keuangan Anda.

  • Pelaku membuat password baru terlebih dahulu.
  • Mengaktifkan fitur email untuk mengirimkan kode OTP lewat SMS atau nomor HP lama korban.
  • Jika berhasil, hacker dapat melihat data pribadi korban lewat email dan membobol seluruh aset digital dan keuangan pribadi korban.

Bahaya Ganti Nomor HP Bagi Akun Keuangan Pribadi

Berganti nomor HP memang tidak dilarang. Untuk keamanan, kini ketika Anda mengganti nomor HP, Anda harus meregistrasi nomor tersebut terlebih dahulu untuk bisa digunakan.

Namun, tahukah Anda jika sering ganti nomor HP bisa berbahaya bagi akun keuangan pribadi yang Anda miliki? Di bawah ini beberapa alasan bahaya sering ganti nomor HP.

1. Bahaya bagi kartu kredit

Kartu kredit Anda akan lebih mudah dibajak jika Anda sering berganti nomor HP. Padahal nomor HP digunakan sebagai langkah keamanan untuk meminta verifikasi.

Jika ternyata nomor HP lama Anda masih terhubung dan kode verifikasi terkirim ke sana, maka kartu kredit Anda bisa digunakan oleh hacker.

2. Bahaya bagi rekening tabungan dan m-banking

Jika Anda mengganti nomor HP, Anda sebaiknya segera hubungi pihak bank. Hal tersebut sangat penting agar Anda bisa memproteksi rekening tabungan dari penipu yang nantinya akan menggunakan nomor HP lama Anda.

Hal ini juga mempermudah pihak bank untuk terkoneksi dengan Anda terkait masalah perbankan sebab data yang Anda berikan terbaru dan valid.

Para hacker akan memanfaatkan data personal pada nomor HP yang lama untuk bisa mengakses M-Banking Anda. Selain itu, risiko ini meningkat jika password Anda mudah ditebak seperti 1234 atau tanggal lahir.

3. Bahaya bagi investasi digital

Jika seseorang memiliki akses ke nomor HP lama, dan nomor tersebut ternyata masih terhubung dengan alamat email Anda, hacker dapat mengambil akses email Anda.

Hal tersebut sangat berbahaya, terutama bagi akun investasi digital, seperti saham, p2p lending, forex, mata uang kripto, dan lain-lain.

Jika sampai terbobol, maka seluruh aset digital Anda akan lenyap dan Anda akan mengalami kerugian finansial yang cukup besar.

4. Bahaya bagi pinjaman online

Pinjaman online kini bisa dicairkan dengan mudah dan cepat. Syaratnya pun tergolong sederhana. Syarat yang sering dan utama diminta adalah foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor HP.

Jika Anda sering berganti nomor HP, hal ini tentu berdampak buruk karena pengajuan pinjaman online Anda bisa ditolak ke depannya.

5. Bahaya bagi asuransi

Jika Anda ganti nomor HP dan tidak menghubungi pihak asuransi, hal tersebut dapat memberi dampak buruk di kemudian hari.

Beberapa bahaya bagi asuransi yang mungkin terjadi, seperti kesulitan mencairkan dana asuransi karena data dianggap kurang valid.

Selain itu, pihak asuransi juga kesulitan menghubungi Anda, sebab Anda mengganti nomor HP tanpa memberikan kabar.

Cara Mencegah Pembajakan Nomor HP

Cara Mencegah Pembajakan Menggunakan Nomor HP

Ada pepatah yang mengatakan “sedia payung sebelum hujan”. Maksudnya adalah jika Anda dapat mencegah suatu hal buruk terjadi, maka cegahlah.

Pembajakan akun menggunakan nomor HP sering terjadi dan menjadi lebih mudah jika Anda sering gonta-ganti nomor HP. Akan tetapi, hal tersebut dapat dicegah. Berikut ini cara mencegah pembajakan menggunakan nomor HP.

1. Lakukan pergantian nomor HP dengan aman

Agar akun tidak terbajak, Anda harus mengganti nomor HP dengan aman. Salah satu caranya adalah memastikan bahwa nomor HP lama Anda sudah tidak menerima kode One Time Password (OTP) lewat SMS.

Lakukan pengecekan satu persatu pada semua akun Anda terutama akun yang berhubungan dengan keuangan.

2. Jangan terlalu sering ganti nomor HP

Sebaiknya Anda tidak terlalu sering mengganti nomor HP. Hal tersebut dapat menyebabkan sistem mendeteksi keanehan dan menyebabkan Anda disebut memiliki perilaku mencurigakan.

Hal ini dapat berakibat dibekukannya akun, tidak bisa masuk ke dalam akun, atau mudah dibobol oleh hacker.

3. Pastikan nomor HP sudah terputus dari semua akun

Nomor HP biasanya selalu terhubung dengan akun di berbagai platform. Jika Anda ingin mengganti nomor HP, pastikan Anda sudah menghapus nomor lama Anda dari akun tersebut.

Jangan sampai orang lain dapat mengakses akun Anda menggunakan nomor HP yang lama.

4. Jangan mudah menyebarkan nomor HP

Sebagai langkah menjaga keamanan, sebaiknya Anda tidak menyebarkan nomor HP secara sembarangan.

Jika memungkinkan, gunakan nomor HP khusus untuk pekerjaan dan kantor, sehingga nomor HP pribadi hanya dimiliki oleh kerabat dekat dan teman dekat saja.

Kesimpulan Bahaya Sering Ganti Nomor HP Terhadap Akun Keuangan Pribadi

Demikian bahaya sering ganti nomor HP terhadap akun keuangan pribadi Anda dari Financer.com. Di Financer.com, kami selalu ingin memastikan keamanan untuk akun keuangan pribadi dan pembayaran digital Anda.

Jika Anda terpaksa melakukan pergantian nomor HP karena alasan tertentu, sebaiknya Anda berhati-hati.

Namun, Anda tidak perlu terlalu khawatir apabila sudah melakukan berbagai cara untuk mencegah penipuan atau pembajakan menggunakan nomor HP yang lama.

Jika memungkinkan, gunakan satu nomor HP saja untuk semua keperluan, termasuk untuk urusan keuangan pribadi.

Jika telah terjadi pembajakan akun, segera hubungi bank dan perusahaan keuangan tempat Anda investasi atau membayar asuransi untuk membekukan akun Anda dan laporkan ke pihak kepolisian agar segera ditangani.

Financer.com Indonesia

Financer.com adalah layanan perbandingan pinjaman dan produk keuangan gratis tanpa harus mendaftar. Layanan kami membantu Anda mencari kredit dengan suku bunga rendah dan produk keuangan terbaik sesuai kebutuhan Anda.

Pelajari lebih lanjut

Penulis Mentari Rahman

Investor produk keuangan yang bersemangat membantu masyarakat Indonesia untuk mencapai kesuksesan finansial dan mengelola keuangan pribadi lebih baik.

Bagikan di
Read Icon 1578 membaca

Jelajahi topik kami

Kami menggunakan cookie untuk menawarkan Anda pengalaman terbaik. Dengan menggunakan situs web kami, Anda menerima semua cookie kami dan kebijakan privasi kami. Anda juga dapat mempelajari lebih lanjut.