Cara Investasi Saham
Cara

Cara Investasi Saham

Mau dapat banyak cuan? Yuk, pelajari cara investasi saham untuk pemula.

Jika Anda belum pernah berinvestasi sebelumnya, kami sangat menyarankan Anda membaca seluruh artikel ini agar Anda tidak jatuh ke dalam perangkap yang ada di bursa saham.

Ketika sudah masuk di bursa efek, Anda mungkin mengalami kerugian yang disebut sebagai capital loss dan di sisi lain bisa mendapat keuntungan hingga 20% atau lebih selama satu tahun.

Bagaimana cara investasi saham?

Di artikel ini, kami akan menjelaskan cara investasi saham pemula beserta langkah-langkahnya di bawah ini.

Langkah-langkah

1. Pilih Sekuritas Dengan Biaya Transaksi Kecil
2. Bersikap Bijak Saat Investasi
3. Beli Saham Consumer Good atau Perbankan
4. Pilih Saham Dengan Fundamental Keuangan Baik
5. Perlunya Sikap Stop Loss
6. Pilih Posisi Berinvestasi: Investor atau Trader
7. Beli Saham Ketika Harga Turun
8. Diversifikasi Portofolio Saham
9. Investasi Terus Menerus
10. Tetap Tenang Saat Harga Turun
Langkah 1

Pilih Sekuritas Dengan Biaya Transaksi Kecil

Jumlah perusahaan sekuritas di pasaran sangatlah banyak sehingga pemula biasanya kebingungan untuk memilih satu.

Sebelum investasi, Anda perlu mengetahui bahwa untuk menjadi investor akan kena biaya transaksi.

Apa itu? Biaya transaksi adalah biaya pembelian dan penjualan saham yang dibeli dari rekening efek (rekening dana nasabah) milik Anda. Rekening efek ini difasilitasi oleh perusahaan sekuritas.

Oleh karena itu, pastikan biaya transaksi kecil ketika akan memilih perusahaan sekuritas.

Langkah 2

Bersikap Bijak Saat Investasi

Saat investasi saham, Anda perlu bersikap bijak. Maksudnya adalah tidak terlalu pelit tetapi juga tetap cermat ketika menanamkan modal dalam jumlah besar.

Banyak orang terutama investor pemula ragu-ragu karena takut kehilangan uangnya.

Bagaimana solusinya? Coba saja dulu. Hindari berinvestasi dengan jumlah besar sekaligus, namun tentukan waktu untuk meningkatkan jumlah aset Anda.

Pada transaksi saham terdapat satuan lot. Pada satu lot terdiri atas 100 lembar saham. Misalnya harga perlembar adalah Rp1.000 maka satu lot hanya Rp100.000 saja.

Setelah menentukan berapa jumlah lot yang akan dibeli, maka Anda dapat melakukan transfer dana ke rekening efek yang sebelumnya sudah dibuat.

Langkah 3

Beli Saham Consumer Good atau Perbankan

Anda disarankan untuk membeli saham consumer good atau perbankan. Mengapa demikian?

Kedua jenis perusahaan tersebut akan membuat Anda sebagai investor pemula menjadi lebih bijak.

Jenis bisnisnya tergolong sederhana dan digunakan masyarakat, sehingga dalam setahun sudah pasti akan memberikan keuntungan yang signifikan.

Langkah 4

Pilih Saham Dengan Fundamental Keuangan Baik

Fundamental keuangan perusahaan juga menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan ketika akan memilih saham.

Anda perlu melihat rekam jejak usaha, portofolio, manajemen keuangan serta kondisi keuangan sebuah perusahaan sebelum membeli.

Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi risiko kerugian yang mungkin terjadi dan menaikkan keuntungan.

Langkah 5

Perlunya Sikap Stop Loss

Sikap berupa stop loss perlu diambil untuk menghentikan kerugian yang terjadi untuk menghindari kebangkrutan.

Kerugian sebenarnya merupakan hal yang wajar terjadi. Saat portofolio aset merah, maka sebaiknya Anda melakukan peninjauan dengan seksama terhadap emiten yang bersangkutan.

Pastikan melakukan stop loss jika penurunan yang terjadi disebabkan oleh faktor fundamental keuangan.

Langkah 6

Pilih Posisi Berinvestasi: Investor atau Trader

Memilih untuk menjadi investor atau trader penting dilakukan sebagai bagian dari cara investasi bagi pemula. Keduanya berbeda secara penerapan.

Investor adalah orang yang biasanya menyimpan dana dalam waktu lama untuk mendapat keuntungan di kemudian hari.

Bagi Anda yang akan melakukannya dalam jangka panjang, maka posisikan diri sebagai investor.

Caranya adalah selama Anda punya dana besar, maka lakukan penambahan aset setiap bulan dengan budget yang disesuaikan tanpa melihat harga.

Agar bisa sukses, Anda perlu sabar dan tidak terburu-buru dalam menjual ketika ada kenaikan harga. Jangka waktu untuk disebut sebagai investasi jangka panjang sendiri adalah tiga tahun.

Sedangkan trader adalah orang yang mencari keuntungan dari harga saham dalam waktu singkat. Bagi pemula, hal ini kurang disarankan sebab risikonya lebih tinggi.

Selain itu, menjadi trader akan lebih capek dibandingkan menjadi investor karena membutuhkan analisis yang cepat dan tepat. Seorang trader perlu mencermati tren fluktuasi harga bursa efek dan memantau informasi seputar industri yang berkaitan.

Jadi, sebaiknya hindari menjadi trader bagi pemula. Jika tetap ingin mencoba, pastikan Anda tidak langsung mengeluarkan dana besar guna menghindari risiko kerugian yang besar juga, ya!

Untuk memilih keduanya, Anda perlu menyesuaikan dengan kondisi keuangan.

Anda perlu memilih posisi dengan jelas, sebab risiko kerugian bisa meningkat jika keputusan menjadi investor atau trader berubah-ubah dengan labil.

Langkah 7

Beli Saham Ketika Harga Turun

Bagi pemula, sebaiknya membeli saham ketika harga sedang turun. Mengapa demikian?

Karena nantinya akan mengalami kenaikan harga dan keuntungan maksimal bisa didapatkan. Meski demikian, hal ini tidak memberi jaminan 100%.

Berbagai faktor lain perlu dipertimbangkan sebab bursa efek memang membutuhkan analisis yang tepat.

Langkah 8

Diversifikasi Portofolio Saham

Anda perlu memiliki pemahaman tentang diversifikasi portofolio saham. Diversifikasi portofolio adalah teknik untuk mengurangi risiko kerugian yang dilakukan oleh investor.

Bagaimana caranya? Anda hanya perlu berinvestasi pada sektor yang berbeda misalnya consumer good, perbankan, dan properti.

Dengan begitu, saat harga di bursa efek pada sektor tertentu mengalami penurunan, maka Anda dapat mengganti kerugian dari sektor lain yang harganya masih stabil.

Langkah 9

Investasi Terus Menerus

Ketika Anda menggabungkan investasi jangka panjang dan berkelanjutan, maka hal tersebut menjadi sangat menyenangkan.

Investasi berkelanjutan adalah aktivitas pembelian aset yang dilakukan dari bulan ke bulan atau dari tahun ke tahun.

Alih-alih membeli aset dalam jumlah yang lebih besar sekali, lebih baik beli setiap bulan dan terus menginvestasikan kembali keuntungannya.

Ini adalah kebiasaan yang sudah dimiliki banyak orang ketika memiliki uang di rekening tabungan.

Keuntungan menginvestasikan uang di bursa efek daripada di bank tentu saja adalah potensi pengembaliannya atau keuntungan. Dengan berinvestasi secara berkelanjutan, Anda bisa merasakan penuh manfaat dari suku bunga majemuk

Hal ini juga berarti bahwa Anda membeli saham saat harga tinggi dan saat harga rendah. Dengan cara tersebut, Anda bisa mencapai harga rata-rata. Strategi ini dikenal sebagai dollar cost averaging.

Uang yang telah diinvestasikan dengan harga tinggi masih akan bernilai lebih di masa depan karena bursa efek selalu naik dalam jangka panjang.

Terakhir

Tetap Tenang Saat Harga Turun

Dalam perjalanan investasi, Anda bisa saja mengalami kerugian. Bursa efek naik dan turun, dan mungkin tergoda untuk menjualnya saat melihat grafik berwarna merah.

Namun, penting juga berpikir jangka panjang. Secara historis, bursa saham selalu naik dalam jangka waktu panjang.

Mungkin sulit untuk tidak terbawa suasana di bursa efek, tetapi menjual saham ketika harganya sedang turun adalah kesalahan klasik pemula.

Banyak investor berpengalaman memanfaatkan harga turun untuk membeli lebih banyak saham karena mereka dapat berdagang dengan harga diskon.

Kemungkinan Anda dapat membeli dan menjual dengan waktu yang tepat sangat kecil. Perlu diingat bahwa 88% investor profesional tidak mampu melakukannya.

Penurunan sering diikuti oleh kenaikan, dan “jual saat harga turun” bukanlah bagian dari strategi kami.

Hargai kesabaran, jangan panik!

Saat menuruni bukit, beristirahat sejenak dari aktivitas investasi dapat membantu suasana hati.Portofolio investasi Anda akan kembali normal dengan cara yang sama.

Keuntungan Investasi Saham

Dibandingkan investasi jenis lain, kenapa harus memilih bursa efek, sih? Aset ini bisa memberikan banyak keuntungan yang barangkali belum dipahami sepenuhnya.

Berikut keuntungan investasi saham yang perlu Anda ketahui.

1. Mendapatkan Penghasilan Dividen

Penghasilan dividen merupakan penghasilan yang didapatkan dari pembagian laba sesuai dengan jumlah surat berharga yang dimiliki oleh masing-masing pemilik.

Dividen dilakukan dengan mendistribusikan keuntungan pada para investor dengan cara mengurangi laba ditahan dan kas yang tersedia bagi perusahaan.

Dengan begitu, semakin banyak bursa efek yang kamu miliki maka semakin banyak pula dividen yang bisa didapatkan.

2. Adanya Diversifikasi Saham

Diversifikasi merupakan teknik yang bertujuan untuk mengurangi risiko dengan mengalokasikan dana ke beberapa industri, instrumen keuangan, serta kategori lainnya.

Jenis aset lain, seperti properti dan obligasi akan diubah nilainya secara independen oleh pasar uang. Diversifikasi saham nantinya akan membantu mengatasi kerugian akibat naik turunnya harga.

Tidak hanya itu, diversifikasi juga akan mengurangi risiko pada portofolio saham, sehingga potensi keuntungan lebih cepat dan besar.

3. Transparansi Sistem Kerja

Dalam penilaian dan penetapan harga, pasar saham akan menjunjung tinggi sistem kerja yang transparan.

Investasi saham telah menjadi bagian penting dari ekonomi Indonesia yang berusaha memenuhi kebutuhan investor dan berbagai pihak lain yang terlibat dalam siklus di dalamnya.

Transparasi dilakukan dengan tujuan agar para investor yakin bahwa dana mereka tidak berisiko terkena masalah internal perusahaan atau propaganda tertentu.

4. Jangkauan Investasi Luas

Keuntungan bermain saham salah satunya adalah jangkauannya yang luas. Selama perusahaan telah terdaftar di bursa efek, maka Anda dapat menanam dana investasimu di sana.

Untuk mendapatkan harga stok yang murah, Anda dapat memilih perusahaan luar negeri yang sedang merencanakan ekspansi bisnisnya sehingga persaingan investor pun belum terlalu tinggi.

5. Memiliki Kepemilikan Perusahaan

Dengan turut berinvestasi pada sebuah perusahaan, maka Anda juga memiliki kepemilikan terhadap perusahaan tersebut.

Dengan begitu, semakin besar nilai saham yang dibeli, maka suara Anda akan semakin penting pada pengambilan keputusan yang terkait dengan perusahaan dalam lingkup bisnis.

Pilihan Platform Investasi Saham Internasional

Berikut beberapa pilihan platform investasi saham internasional yang dapat Anda gunakan.

FBSCapital.com
Biaya AdminGratisGratis
Minimum Deposit$100$20
Saham Diperdagangkan17 bursa efek dan +22000 saham18 bursa efek dan +4000 saham
KelebihanCopy trading dan jejaring sosialBisa diakses lewat aplikasi dan website. Platform trading menggunakan artificial intelligence
 >>> Baca Selengkapnya>>> Baca Selengkapnya

Sedikit Demi Sedikit Lama-lama Menjadi Bukit

Demikian cara investasi saham serta berbagai keuntungannya. Hilangkanlah berbagai perasaan khawatir, sebab Anda tidak akan mengetahui hasilnya sebelum mencobanya.

Tidak perlu juga terlalu menggebu-gebu di awal dan langsung melakukan pembelian saham dalam jumlah besar. Bagi investor pemula, sebaiknya investasi dilakukan bertahap sambil belajar.

Seperti arti pepatah di atas “upaya kecil yang terus-menerus dilakukan pasti akhirnya akan memberikan hasil”, begitulah keuntungan yang bisa diperoleh.

Jika Anda ingin membandingkan platform investasi saham, kami memiliki laman khusus untuk bursa saham.

Was this article helpful?

Be the first one to give feedback

Country Manager Indonesia yang memiliki latar belakang di bidang fintech, digital marketing, dan kripto. Saya ingin memberikan informasi bermanfaat dan membantu pembaca kami membuat keputusan keuangan yang lebih baik.

Bagikan di
Read Icon393 baca
Terakhir Diperbarui: Oktober 21, 2022

Dengan menggunakan Financer.com, Anda telah berdonasi ke badan amal internasional.  Pelajari lebih lanjut

Kami menggunakan cookie untuk menawarkan Anda pengalaman terbaik. Dengan menggunakan situs web kami, Anda menerima semua cookie kami dan kebijakan privasi kami. Anda juga dapat mempelajari lebih lanjut.