Cara Mengatur Keuangan Di Bulan Puasa Selama Pandemi Virus Corona
Cara

Cara Mengatur Keuangan Di Bulan Puasa Selama Pandemi Virus Corona

Manajemen Keuangan

Alhamdulillah, tak terasa bulan Ramadan yang telah ditunggu oleh seluruh umat muslim seluruh dunia datang juga.

Sayangnya, suasana bulan puasa tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena adanya pandemi virus corona (covid-19).

Adanya peringatan untuk stay dirumah aja dan melakukan social distancing membuat masyarakat tidak boleh kemana-mana agar mencegah penyebaran semakin meluas.

Ditambah lagi adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mengakibatkan bisnis harus tutup, pekerja dirumahkan tanpa dibayar atau work from home, sehingga membuat perekonomian lesu.

Oleh karena itu, ada baiknya Anda mengencangkan ikat pinggang selama bulan puasa agar kondisi keuangan sehat dan Anda pun juga selamat.

Yuk, cek cara mengatur keuangan selama bulan puasa di tengah pandemi covid-19 di bawah ini.

Cara Mengatur Keuangan di Bulan Puasa

Langkah-langkah

1. Cek Kondisi Keuangan
2. Membuat Anggaran Keuangan
3. Membatasi Pengeluaran Harian
4. Manfaatkan THR Untuk Investasi
5. Manfaatkan Promo dan Diskon Ketika Berbelanja
6. Tidak Lupa Membayar Zakat dan Sedekah
7. Kesimpulan
Langkah 1

Cek Kondisi Keuangan

Semenjak Covid-19 masuk ke Indonesia pada bulan Maret 2020, orang-orang sudah banyak yang melakukan aksi panic buying atau belanja berlebihan karena takut kehabisan stok barang.

Nah, sobat Financer mulai dari sekarang cek kondisi keuangan dalam 3 bulan ke depan.

Apakah sumber pendapatan tetap stabil? Berapa isi tabungan sekarang? Berapa lama lagi cicilan pinjaman harus dilunasi? Apakah pengeluaran lebih besar daripada pendapatan?

Jika Anda disiplin mengontrol pengeluaran, Anda dapat mengalokasikan dana untuk menu buka puasa, bayar cicilan kredit, bayar tagihan listrik atau atau investasi.

Langkah 2

Membuat Anggaran Keuangan

Setelah cek kondisi keuangan, maka mulailah untuk membuat anggaran keuangan. Ketika membuat anggaran keuangan, Anda dapat membaginya menjadi 3 bagian.

Bagian pertama adalah kebutuhan primer, seperti bahan makanan, tagihan listrik, PDAM, internet, dan gas. Sebisa mungkin alokasikan 10-20% untuk dana darurat.

Bagian kedua adalah kebutuhan sekunder, seperti pesan makanan atau jajan takjil. Alokasikan dana sekitar 10% untuk kebutuhan ini.

Bagian ketiga adalah kebutuhan tersier yang bersifat hiburan, misalnya belanja baju atau mukenah baru untuk lebaran atau beli gadget baru. Alokasikan sekitar 5% untuk kebutuhan tersier ini.

Dengan cara ini akan membantu Anda untuk menentukan skala prioritas untuk pengeluaran. Namun, jika Anda masih bingung atau kewalahan untuk membuat anggaran keuangan, Anda dapat menggunakan aplikasi Finansialku.

Dengan menggunakan Finansialku, Anda akan terbantu untuk merencanakan keuangan dengan tepat dan memonitor dana yang telah dihabiskan dan sisa dana.

Langkah 3

Membatasi Pengeluaran Harian

Transparansi

Apakah Anda sering pesan makanan untuk buka puasa? Jika iya, mulai sekarang coba untuk memasak menu buka puasa sekaligus menu sahur.

Mengkonsumsi makanan sehat yang dibuat dari rumah juga membuat Anda lebih sehat.

Anda tentunya bisa menghemat banyak uang karena memesan makan dari luar cenderung lebih mahal dan kebersihannya pun tidak terjamin.

Untuk membatasi pengeluaran harian, sebaiknya Anda membeli kebutuhan rumah tangga yang dapat digunakan selama bulan puasa dan juga saat lebaran dalam sekali belanja.

Ini untuk membantu Anda agar bisa membatasi pengeluaran harian. Apalagi di bulan Ramadan seperti ini, bulan yang penuh dengan diskon besar-besaran baik di toko online maupun toko offline.

Jangan sampai besar pasak daripada tiang ya, guys!

Langkah 4

Manfaatkan THR Untuk Investasi

Apakah Anda masih dapat THR dari tempat kerja? Jika iya, manfaatkan uang THR Anda untuk investasi. Apalagi jika Anda belum punya investasi, maka bulan Ramadan adalah bulan yang tepat bagi Anda berinvestasi.

Ada berbagai macam investasi yang dapat Anda pilih, seperti asuransi, P2P Lending, mata uang kripto, saham, emas dan lain-lain.

Selain itu, belum adanya kepastian kapan pandemi covid-19 akan berakhir, sehingga berinvestasi untuk masa depan adalah tindakan yang tepat.

Jangan lupa untuk melindungi diri Anda dengan asuransi yang mumpuni. Karena bagaimana pun, kesehatan adalah prioritas nomor 1. Seperti kata pepatah, lebih baik sedia payung sebelum hujan.

Langkah 5

Manfaatkan Promo dan Diskon Ketika Berbelanja

Di bulan puasa, ada banyak toko online atau merchant yang bekerjasa sama dengan bank memberikan kupon diskon dan promo untuk merangsang konsumen untuk berbelanja menggunakan kartu kredit.

Nah, jika sobat Financer menggunakan kartu kredit, bulan puasa adalah momen yang tepat untuk memanfaatkan promo dan diskon dari kartu kredit Anda saat berbelanja. Apalagi suku bunga kartu kredit juga turun selama pandemi ini.

Jangan ragu untuk memanfaatkan kartu kredit karena bisa saja Anda memperoleh cashback juga yang dapat digunakan untuk bulan depan atau saat memiliki kebutuhan mendesak.

Carilah promo atau diskon jika Anda ingin belanja untuk menambah koleksi baju lebaran. Apabila Anda belanja online, Anda bisa mencari kupon promo atau diskon di internet, seperti Kuponq.

Langkah 6

Tidak Lupa Membayar Zakat dan Sedekah

Salah satu kewajiban muslim yang tidak boleh dilupakan agar Ramadan semakin berkah, yakni membayar zakat dan bersedekah. Zakat terbagi dua macam, yaitu zakat fitrah (wajib) dan zakal mal (penghasilan).

Apalagi dalam surah Al-Furqaan 25:67 tertulis bahwa “Orang-orang yang baik adalah yang apabila menyalurkan (hartanya) maka ia tidak berlebih-lebihan dan tidak terlalu pelit. Dan adalah di antara kedua itulah yang baik“.

Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dibayarkan setiap umat muslim yang mampu kepada orang-orang yang kurang mampu pada bulan Ramadan.

Zakat fitrah yang diberikan biasanya dalam bentuk 2,5 kg beras yang biasa Anda konsumsi atau diganti dengan uang yang jumlahnya sama dengan harga beras.

Adapun untuk zakat mal, Anda cukup memberikan 2,5% dari penghasilan untuk kaum duafa. Zakat dapat diberikan ke badan amal atau diberikan langsung kepada tetangga atau orang-orang kurang mampu di sekitar Anda.

Sedangkan sedekah tidak harus dalam berbentuk tetapi bisa juga berupa perbuatan baik, senyuman, berbagi dengan anak yatim, dan lain-lain.

Saat ini, ada berbagai lembaga amal online yang dapat Anda gunakan untuk memberikan zakat dan sedekah. Perlu diingat ketika membayar zakat dan sedekah lakukan secara ikhlas agar berkah dan dirahmati Allah.

Kesimpulan

Kesimpulan

Nah, itu dia cara mengatur keuangan selama bulan puasa di tengah pandemi covid-19. Apakah sobat Financer sudah siap menjalankan cara di atas? Jika jawabannya siap, maka lakukan segera mungkin dan jangan ditunda.

Semoga bermanfaat dan semoga Ramadan tahun ini bisa membuat sobat Financer lebih bijak dalam mengatur keuangan.

Financer.com Indonesia

Financer.com adalah layanan perbandingan pinjaman dan produk keuangan gratis tanpa harus mendaftar. Layanan kami membantu Anda mencari kredit dengan suku bunga rendah dan produk keuangan terbaik sesuai kebutuhan Anda.

Pelajari lebih lanjut

Penulis Mentari Rahman

Investor produk keuangan yang bersemangat membantu masyarakat Indonesia untuk mencapai kesuksesan finansial dan mengelola keuangan pribadi lebih baik.

Bagikan di
Read Icon 254 membaca
Terakhir Diperbarui: Juli 31, 2021

Kami menggunakan cookie untuk menawarkan Anda pengalaman terbaik. Dengan menggunakan situs web kami, Anda menerima semua cookie kami dan kebijakan privasi kami. Anda juga dapat mempelajari lebih lanjut.