Hore! Perekonomian Indonesia Cepat Pulih Setelah Virus Corona Berakhir

Hore! Perekonomian Indonesia Cepat Pulih Setelah Virus Corona Berakhir

  • Mei 26, 2020
  • Tabel biasa
  • 193 membaca

Perekonomian dunia diprediksi akan cepat pulih dan kembali normal setelah pandemi virus corona berakhir. Hal ini dipaparkan oleh Morgan Stanley dalam riset terbarunya tentang perekonomian Asia.

Hore! Perekonomian Indonesia Cepat Pulih Setelah Virus Corona Berakhir

Wabah Virus Corona

Morgan Stanley adalah bank investasi multinasional asal Amerika yang telah berdiri sejak tahun 1585. Morgan Stanley juga memiliki cabang di Indonesia dengan nama PT. Morgan Stanley Sekuritas Indonesia.

Riset Morgan Stanley

Berdasarkan riset Morgan Stanley berjudul “Which Economy Emerges First on the Path to Recovery?” yang dilakukan oleh Zac Su, Deyi Tan, Jonathan Cheung, dan Jin Choi memaparkan bahwa ada 4 grup negara Asia yang tingkat Produk Domestik Bruto (PDB)-nya akan melesat setelah pandemi berakhir.

Dalam laporan tersebut, Morgan Stanley menilai bahwa Cina akan menjadi negara pertama di luar Jepang (AxJ) yang ekonominya akan sembuh dengan cepat pada kuartal ketiga 2020.

Sedangkan, perekonomian di negara-negara yang berorientasi ekspor, seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura akan membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih hingga kuartal pertama 2021.

Berikut 4 grup negara Asia di luar Jepang (AxJ) yang perekonomiannya cepat pulih setelah Covid-19 berakhir.

Grup Pertama: Cina

Cina

Cina adalah negara pertama di mana kasus Covid-19 pertama kali ditemukan. Ekonomi berorientasi pada pasar domestik, sehingga tingkat PDB-nya meningkat pesat.

Selain itu, dengan diberlakukannya pelonggaran diperkirakan bahwa ekonomi Cina akan kembali normal pada kuartal ketiga 2020.

Grup Kedua: Indonesia, India, dan Filipina

indonesia

Grup kedua yang akan pulih ketika pandemi usai adalah Indonesia, India dan Filipina. Negara-negara ini diprediksi mengalami resesi global lebih rendah karena memiliki pertumbuhan struktural tinggi, sehingga dapat kembali normal setelah Cina.

Namun, perekonomian di negara-negara ini tidak dapat pulih jika angka terjangkit Covid-19 masih meningkat di kuartal kedua 2020. Jika hal tersebut terjadi, maka Indonesia, India, dan Filipina akan berada di belakang grup ketiga dalam masa pemulihan.

Grup Ketiga: Korea dan Taiwan

Korea Selatan

Seperti yang kita ketahui Korea dan Taiwan adalah negara maju yang berorientasi ekspor yang akan dan sedang mengalami dampak resesi global.

Namun, penanganan virus corona dari pemerintah dan tim medis di dua negara tersebut sangat baik and efektif. Stanley Morgan juga menyebut bahwa beberapa permintaan domestik juga sudah mulai membaik.

Grup Keempat: Hongkong, Singapura, Thailand, dan Malaysia

thailand

Negara-negara dalam grup keempat ini memiliki orientasi pada ekspor dan tergolong paling besar dalam mengekpor barang ke Jepang.

Namun, beberapa dari negara ini menerapkan lockdown, sehingga sangat mempengaruhi ekspor dan permintaan domestik.

Oleh karena itu, Morgan Stanley menyatakan bahwa negara-negara di grup keempat akan pulih lebih lama pada kuartal pertama 2021.

3 Faktor Penting Untuk Memulihkan Perekonomian Asia

borobudurFaktor Pertama

Keterbukaan perekonomian terhadap resesi global. Menurut Morgan Stanley, dampak resesi perekonomian bergantung pada sektor yang menjadi fokus utama, seperti sektor pariwisata, komoditas, dan perdagangan.

Faktor Kedua

pura ulun danu bratan

Respon institusional, seperti kerja pemerintah dan tim medis dalam menangani pandemi covid-19 dan permintaan domestik.

Menurut Morgan Stanley, Taiwan, Korea, Hongkong dan Cina adalah negara-negara yang memiliki pemerintah dan tenaga kesehatan paling efektif.

Sedangkan, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina berada pada kelompok menengah. Indonesia dan India adalah negara paling tertinggal dalam hal kerja pemerintah dan tim medis dalam menangani pandemi virus corona.

Faktor Ketiga

Kemauan dan peluang untuk melakukan pelonggaran kebijakan. Menurut Morgan Stanley, Korea, Hongkong, Singapura, dan Taiwan adalah negara yang memiliki peluang kebijakan lebih baik.

Kemudian, China, Malaysia, Thailand, dan Filipina. Yang terakhir adalah Indonesia dan India yang sering mengalami kendala terkait kebijakan.

Demikian informasi tentang perekonomian Indonesia cepat pulih setelah virus corona berakhir. Semoga bermanfaat.

Financer.com Indonesia

Financer.com adalah layanan perbandingan pinjaman dan produk keuangan gratis tanpa harus mendaftar. Layanan kami membantu Anda mencari pinjaman dengan suku bunga rendah dan produk keuangan terbaik sesuai kebutuhan Anda.

Penulis Mentari

Investor keuangan dan pegiat organisasi kemanusiaan yang bersemangat membantu masyarakat Indonesia untuk mencapai kesuksesan finansial.

Bagikan di
193 membaca
Diterbitkan: Mei 26, 2020
(Terakhir Diperbarui: Juni 23, 2020)

Jelajahi topik kami