Tips Menghindari Investasi Bodong

7 minutes

Tips Menghindari Investasi Bodong

Punya banyak uang lalu menyimpannya hanya sebagai tabungan saja bukanlah hal yang tepat untuk dilakukan. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan nilai uang akan terus menurun seiring berjalannya waktu atau yang sering disebut inflasi. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika uang yang Anda miliki mulai diinvestasikan.

Sayangnya, banyak sekali investasi bodong yang hanya menipu para nasabahnya, sehingga membuat banyak orang takut serta bingung ketika akan berinvestasi. Salah satu kasus investasi bodong yang mencuat akhir-akhir ini adalah MeMiles yang berada di bawah naungan PT. Kam and Kam.

Infografik-Memiles

MeMiles bahkan berhasil mengumpulkan member sebanyak 264 ribu orang dengan aset tercatat sejumlah 760 miliar rupiah hanya dalam waktu 8 bulan saja. Lalu bagaimana caranya agar tidak terjebak dengan investasi bodong seperti MeMiles?

Pertanyaan Umum Tentang Investasi Bodong

Apa itu investasi bodong?

Dikutip dari Kementerian Koperasi, investasi bodong adalah suatu bentuk investasi dimana investor memberi sejumlah dana agar dikelola dan diputar oleh perusahaan investasi untuk mendapatkan keuntungan tetapi perusahaan investasi tidak mengelola dana tersebut.

Biasanya uang tersebut diputar kembali untuk diberikan ke investor lain atau membawa kabur uang tersebut. Jadi dapat dikatakan investasi bodong adalah investasi abal-abal dengan memberikan iming-iming keuntungan dalam waktu singkat.

Anda harus waspada dengan ciri ciri investasi bodong, kemudian miliki pemahaman tentang jenis investasi, dan ketahui tips memilih investasi. Dengan begitu, Anda tidak hanya akan terhindar dari investasi bodong saja, namun juga bisa menentukan investasi yang tepat untuk Anda. Berikut penjelasan lengkapnya.

Ciri Ciri Investasi Bodong

  • Iklan produk investasi terlalu bombastis

Iklan produk investasi terlalu bombastis

Ciri pertama investasi bodong, yaitu iklan berlebihan. Hal ini bertujuan agar mereka mendapatkan anggota baru (member) dengan cepat. Iklan yang dipasang biasanya sangat bombastis.

Pada kasus MeMiles, mereka bahkan memanfaatkan testimoni beberapa artis dan selebriti Indonesia yang telah lebih dulu bergabung menjadi anggota. Jika produk investasi yang akan Anda beli beriklan terlalu bombastis, Anda patut curiga.

Apabila mereka benar-benar kredibel, mereka bahkan tidak perlu membuat iklan secara rutin karena sudah pasti orang-orang akan berebut untuk menjadi anggota mereka.

  • Modal kecil

Modal KecilDari segi setoran, investasi bodong umumnya mengatakan bahwa Anda dapat berinvestasi dengan modal kecil saja. Pada kasus MeMiles, orang-orang bahkan hanya berinvestasi 300 ribu rupiah saja.

Sayangnya, kebanyakan dari kita merasa lebih mudah mengeluarkan uang dengan nominal kecil secara rutin daripada sekali tetapi banyak. Nominal kecil ini pun patut diwaspadai karena bisa saja, Anda hanya akan kena tipu.

  • Tawaran uang kembali dengan cepat dalam jumlah besar

Investasi Bodong OnlineSelain setoran yang kecil, investasi bodong pasti menawarkan keuntungan yang besar tetapi cepat. Padahal, uang yang disebut sebagai keuntungan tersebut hanya milik anggota lain.

MeMiles juga melakukan hal yang serupa. Ia menawarkan keuntungan besar dan cepat, sehingga banyak orang tertipu karena ingin sesuatu yang mudah.

Jenis Investasi Yang Aman dan Menguntungkan

1. Peer to Peer Lending (P2P Lending)

Tabungan Investasi

P2P Lending adalah jenis investasi yang menjadikan Anda sebagai orang yang memberi pinjaman modal kepada perusahaan ataupun perorangan melalui perantara perusahaan atau lembaga keuangan tertentu.

Namun, risiko dari investasi P2P Lending tergolong cukup tinggi dikarenakan tidak adanya jaminan yang dipakai dalam peminjaman uang.

Sesuai dengan risikonya, keuntungannya pun cukup tinggi jika investasi ini sukses, bahkan bisa mencapai 20%, lho!

Mintos adalah salah satu perusahaan P2P Lending yang recommended untuk dicoba karena memungkinkan Anda untuk berinvestasi di lembaga keuangan dan fintech ternama di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Keuntungannya pun hingga 13%. Saya dan tim Financer lainnya pun berinvestasi di Mintos.

Mulai Investasi P2P Lending Sekarang

2. Investasi Emas

Untuk investasi jangka panjang, emas sangatlah cocok. Pergerakan investasi emas cukup stabil meskipun lambat. Jika Anda melakukan investasi emas, maka Anda harus cukup sabar agar bisa menuai hasilnya.

Selain itu, keuntungan investasi emas juga tidak setinggi jenis investasi lainnya karena risiko berinvestasi emas tergolong ringan. Anda bisa mengambil jenis investasi lain bersamaan dengan investasi emas.

Hal itu dikarenakan usaha untuk melakukan investasi emas tidak sebesar jika Anda berinvestasi dengan jenis lainnya.

3. Mata Uang Kripto (Cryptocurrency)

Mata Uang Kripto

Barangkali investasi mata uang kripto atau sering disebut cryptocurrency adalah investasi yang paling asing di antara investasi jenis lain. Investasi mata uang kripto merupakan aset digital yang ditukarkan dengan menggunakan teknologi blockchain.

Jenis investasi ini tidak disarankan untuk pemula di dunia investasi karena risikonya cukup tinggi. Harga jual belinya bisa fluktuatif sekali, kadang sangat tinggi, dan bisa juga sangat rendah.

Namun, jika Anda ingin mendiversifikasikan aset dan bertransaksi online, mata uang kripto adalah salah satu investasi yang dapat Anda lakukan.

Mulai Investasi Mata Uang Kripto Hari Ini

4. Investasi Properti

Selain uang, investasi yang cukup lambat adalah properti. Anda bisa membeli sebuah rumah, villa, atau ruko kemudian menyewakannya pada orang lain. Investasi ini bukan kegemaran orang-orang yang memiliki modal kecil. Namun, meski perputarannya lambat dan membutuhkan modal besar, investasi properti cukup menguntungkan dalam jangka waktu lama.

Nilai jual tanah dan bangunan umumnya mengalami peningkatan setiap tahunnya. Jika Anda ingin memiliki properti tetapi tidak memiliki dana cukup, Anda bisa mengajukan KPR di sini.

5. Investasi Obligasi

ObligasiObligasi merupakan surat utang berjangka yang dapat diperjualbelikan. Ada 3 jenis obligasi yang sering beredar di pasaran. Pertama, obligasi pemerintah, yaitu surat utang negara yang diterbitkan oleh Republik Indonesia.

Kedua, obligasi korporasi yang diterbitkan oleh korporasi Indonesia seperti BUMN. Ketiga, obligasi ritel yang merupakan keluaran negara yang dijual kepada perseorangan. Nah, investasi obligasi cocok bagi Anda yang suka berinvestasi dengan jaminan pemerintah.

6. Investasi Saham atau Reksadana

Investasi SahamInvestasi saham atau reksadana adalah investasi yang sangat populer di kalangan generasi milenial akhir-akhir ini. Dengan hadirnya Bursa Efek Indonesia (BEI) dan platform saham online lainnya, seperti ExpertOptions dan Etoro memudahkan masyarakat untuk berinvestasi dengan memanfaatkan gadget.

Selain itu, jika Anda tidak memiliki waktu atau pengetahuan yang cukup untuk mengelola investasi ini, Anda dapat menggunakan jasa ahli, seperti pialang saham untuk mengelola investasi Anda. Investasi saham atau reksadana cocok bagia Anda yang baru mulai mencoba memasuki dunia investasi.

Mulai Investasi Saham Anda Sekarang

Cara Memilih Investasi Yang Tepat

1. Cari Informasi Sebanyak Mungkin

Langkah pertama yang harus diambil sebelum memilih produk investasi, yaitu kumpulkan sebanyak mungkin informasi yang bisa Anda dapatkan. Pastikan Anda telah benar-benar mengenal produk investasi yang Anda inginkan tersebut, sehingga tidak akan salah pilih.

Informasi bisa Anda dapatkan dari mana saja. Financer.com merupakan sumber paling mudah. Orang lain atau teman yang ahli investasi juga tentu bisa memberikan tambahan informasi mengenai produk dan perusahaan investasi tertentu.

Dengan begitu, Anda pun bisa memetakan keuntungan serta kerugian jika menggunakan sebuah produk investasi.

2. Pastikan Perusahaan Investasi Kredibel

Setelah yakin terhadap informasi produk investasi tertentu, langkah selanjutnya perlu Anda lakukan adalah periksa perusahaan investasi yang akan Anda gunakan kredibel.

Cek ulang apakah perusahaan investasi tersebut terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, atau lembaga keuangan resmi di luar negeri.

Jika tidak terdaftar di OJK, Bank Indonesia, atau lembaga keuangan resmi di luar negeri, tentu saja perusahaan tersebut ilegal. Carilah testimoni dari nasabah lama maupun yang baru. Selain itu, berapa lama perusahaan tersebut beroperasi pun bisa jadi pertimbangan.

3. Sesuaikan Dengan Rencana Keuangan

Rencana KeuanganKetika sudah melakukan dua langkah sebelumnya, kini tinggal satu langkah lagi. Pilih produk dan perusahaan investasi yang sesuai dengan rencana keuangan Anda. Jangan sampai, manajemen keuangan Anda berantakan karena ternyata Anda berinvestasi dengan ceroboh.

Misalnya Anda tertarik untuk melakukan investasi berupa properti. Sayangnya, investasi properti membutuhkan modal yang cukup besar dan perputarannya lambat. Jika Anda tidak mampu, alangkah lebih baiknya memilih investasi P2P Lending atau investasi saham.

Mengapa? Investasi P2P Lending atau saham juga merupakan investasi jangka panjang yang perputarannya uangnya lumayan cepat. Namun, dari segi modal lebih ringan dibandingkan investasi properti.

Kesimpulan Investasi Bodong

Aset InvestasiItulah berbagai tips menghindari investasi bodong yang bisa diterapkan, sehingga Anda tidak rugi dan kehilangan uang. Tentu saja Anda bisa memilih lebih dari satu jenis investasi secara bersamaan untuk mendiversifikasikan aset Anda dan menghindari kebangkrutan.

Namun, alangkah baiknya Anda menekuni satu jenis terlebih dahulu selama beberapa bulan, sehingga bisa lebih fokus dan akhirnya pun lebih menguntungkan. Semoga bermanfaat dan selamat berinvestasi!

Temukan dan Ajukan Produk Keuangan Terbaik Di Sini

Sumber:

https://www.merdeka.com/khas/membedah-investasi-bodong-memiles.html

https://kementeriankoperasi.com

Komentar (0)

 

Anda harus masuk untuk menulis komentar.

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Email
×

Tolong beri nilai Tips Menghindari Investasi Bodong