Kapan Waktu Yang Tepat Memiliki Asuransi?

5 menit

Kapan sih waktu yang tepat memiliki asuransi? Apakah pada saat sudah memiliki pasangan atau anak? Saat sakit? Atau bahkan pada saat usia tua? Nah, pertanyaan itu pasti sempat terngiang di kepala kita semua. Dan lumayan membuat kepala pusing tujuh keliling.

Sebelum berbicara lebih banyak tentang asuransi, apa sih asuransi itu? Secara singkat, asuransi adalah program perlindungan dalam bentuk pengalihan risiko ekonomis atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.
Jika dianalogikan, asuransi itu sebagai payung di rumah Anda atau pelampung di kapal, di pesawat, dan lain-lain.

Asuransi dibutuhkan karena berguna pada saat tertentu tetapi seringkali tidak terpikirkan ketika kita dalam keadaan aman. Jadi, asuransi sangat dapat diandalkan terutama pada saat situasi yang tidak diinginkan terjadi.

Berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2014, asuransi adalah perjanjian antara kedua belah pihak, yakni perusahaan asuransi dengan pemegang polis yang menjadi dasar atau acuan bagi perusahaan asuransi untuk;

  • Mengganti kerugian atau kerusakan, sakit, kehilangan keuntungan, ataupun tanggung jawab hukum yang dialami pemegang polis karena terjadi hal-hal buruk yang tidak diinginkan, atau;
  • Melakukan pembayaran pada pemegang polis atau tertanggung yang meninggal atau memberikan pembayaran berdasarkan hidup pemegang polis atau tertanggung berdasarkan besaran manfaat yang telah ditetapkan atau berdasarkan hasil pengelolaan dana.
Berbeda dengan Undang-Undang tentang asuransi seperti di atas. Asuransi menurut Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHP) pada Bab 9, Pasal 246 tentang asuransi atau pertanggungan seumurnya merupakan perjanjian di mana penanggung mengikatkan diri dengan seorang tertanggung dengan menerima suatu premi untuk memberikan penggantian kepadanya karena suatu kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tak tertentu.

Jadi, kontrak perlindungan asuransi diberikan dalam bentuk tertulis yang dikenal sebagai polis. Polis merupakan kontrak antara perusahaan asuransi dan pemegang polis di mana perusahaaan asuransi berkewajiban untuk memberikan sejumlah uang yang telah ditentukan kepada ahli waris yang telah ditunjuk apabila pemegang polis meninggal atau terap hidup pada akhir masa kontrak. Sebagai gantinya, pemegang polis berkewajiban untuk membayar premi kepada perusahaan asuransi.

Pentingnya Asuransi Untuk Pengendalian Risiko

Asuransi erat kaitannya dengan pengendalian risiko dalam kehidupan. Menghindari risiko merupakan sesuatu yang selalu dilakukan oleh semua orang. Namun, saat risiko tidak dapat dihindari, maka satu-satunya cara adalah dengan mengendalikan risiko itu sendiri.

Mengendalikan risiko dapat dilakukan secara fisik dan secara finansial. Secara fisik setidaknya dapat dilakukan menghindari atau membatasinya. Sedangkan secara finansial, bisa menanggung sendiri dan atau mengalihkan.

Berbicara tentang asuransi memang identik sekali dengan masa tua dan sakit, namun bukan berarti Anda yang masih muda dan sehat tidak membutuhkannya.

Kita semua tahu bahwa kehidupan di masa depan selalu penuh dengan rahasia. Kita tidak akan pernah tahu kapan dan di mana musibah, seperti sakit, kecelakaan, meninggal dan sebagainya akan terjadi pada diri kita. Apabila hal tersebut terjadi tentunya biaya pengobatan atau rumah sakit akan membebani Anda. Dan di saat itulah, peran asuransi sangat dibutuhkan.

Satu hal yang perlu Anda ingat, bahwa asuransi, baik itu asuransi jiwa, kesehataan, kendaraan, perjalanan atau lainnya wajib dimiliki bukan karena sekadar untuk menghadapi hal-hal buruk ke depannya tetapi juga untuk membangun masa depan.

Lalu, kembali pada pertanyaan di atas, kapan saat yang tepat untuk mulai berasuransi? Pada dasarnya semakin cepat Anda memiliki asuransi, maka akan semakin baik. Namun,terdapat sejumlah momen di mana Anda perlu memiliki asuransi, antara lain:

1. Usia Produktif

Pada saat Anda memasuki usia produktif, dan masih dalam masa produktif kerja, memang sangat cocok untuk berasuransi. Kenapa tidak? Usia produktif adalah usia “emas”. Usia di mana segala pilihan hidup akan Anda tuai. Mulailah berasuransi dari sekarang, artinya Anda telah melakukan “investasi” jangka panjang. Mempersiapkan apa-apa yang tidak terduga di masa tua nanti. Jadi, sangatlah cocok untuk mulai berasuransi di usia produktif.

2. Menikah dan Memiliki Anak

Bagi hampir semua orang, menikah adalah sebuah keharusan. Menjalin rumah tangga sepertinya memang menjadi impian semua orang. Memutuskan untuk menikah, artinya juga siap menanggung konsekuensi yang akan dihadapi.

Situasi dan kondisi baru yang tidak terduga sama sekali. Setelah menikah, Anda tidak lagi hanya memikirkan kebutuhan Anda sendiri, tapi juga harus memikirkan kebutuhan istri atau anak jika sudah punya. Nah, dengan memiliki asuransi, Anda dapat terbantu untuk mengatasi kondisi-kondisi yang tidak terduga.

Dan bagi seorang suami, dalam membina rumah tangga, tidak hanya kebutuhan Anda dan istri Anda yang harus dipenuhi, tetapi jika Anda sudah memiliki anak, artinya beban finansial dan tanggung jawab Anda sebagai kepada rumah tangga juga akan semakin bertambah. Jadi, ketika suatu saat Anda sebagai penanggung finansial utama sudah tidak hidup lagi alias meninggal, asuransilah yang akan membantu istri dan anak-anak Anda.

3. Membeli Rumah

Jika pada saat usia produktif, Anda memutuskan untuk membeli rumah lewat KPR, maka hal tersebut adalah saat yang tepat bagi Anda untuk memiliki asuransi. Kenapa? Karena, jika sesuatu yang buruk terjadi pada Anda, maka dengan memiliki asuransi, Anda telah memastikan bahwa keluarga Anda tidak akan terlilit utang KPR atau lebih buruk lagi, kehilangan rumah.

Temukan Berbagai Pilihan KPR Di Sini

4. Persiapan Pensiun

Di dunia ini tidak ada yang abadi, bukan? Ya, apa pun itu pasti ada masanya, termasuk pekerjaan. Suatu saat pasti Anda akan pensiun. Dan persiapan pensiun merupakan hal penting yang harus direncanakan dengan baik untuk memastikan keberlangsungan hidup Anda.

Di usia tua, kesehatan menjadi hal yang sangat utama untuk dijaga. Masalah kesehatan bisa saja sangat menghabiskan banyak biaya, termasuk menghabiskan dana pensiunan Anda. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk memiliki asuransi untuk mempersiapkan masa pensiun Anda kelak.

Dan sebagai tambahan, jika Anda masih bingung terkait dengan asuransi: jenis-jenis asuransi, manfaat asuransi, apa saja yang perlu diperhatikan saat membeli asuransi, apa saja yang perlu dipelajari dari buku polis, di mana Anda dapat membeli asuransi, bagaimana tata cara pengajuan klaim, penyelesaian perselisihan atau sengketa, dan lain-lain. Anda bisa mengunjungi website Financer.com.

Di Financer.com, Anda juga akan mendapatkan pilihan-pilihan asuransi yang tepat untuk Anda, seperti asuransi perjalanan, asuransi jiwa, dan asuransi kendaraan.

Sampai di sini, asuransi akan menjamin aset dan hidup Anda terlindungi dari keadaan buruk. Jadi, tunggu apalagi? Sekaranglah masa yang tepat untuk memiliki asuransi. Ingat kata pepatah, “Sedia payung sebelum hujan.”

Bandingkan dan Miliki Asuransi Terbaik Di Sini

Sumber:
Kitab Undang-Undang Hukum Dagang. Cetakan IV. Citra Umbara, Bandung. 2010

×

Tolong beri nilai Kapan Waktu Yang Tepat Memiliki Asuransi?