• Home
  • Manajemen Keuangan

Manajemen Keuangan

Financer selalu berbagi tips dan panduan yang bermanfaat untuk mengubah dan mengatur manajemen keuangan Anda lebih baik.

Cara Mengatur Keuangan 

Penghasilan sebesar apapun tidak akan pernah cukup memenuhi kebutuhan jika Anda tidak pernah puas dan pandai mengatur keuangan pribadi. Orang-orang yang beruntung secara finansial pun akan mengalami masalah finansial jika tidak dapat mengatur keuangan pribadi dengan baik.

Sejatinya, mengatur keuangan pribadi merupakan kunci utama dalam menggapai kesuksesan finansial. Apalagi dengan semakin meningkatnya biaya hidup menuntuk kita untuk lebih cerdaas dalam mengatur keuangan agar tidak terperangkap dalam utang. Jika Anda belum atau telah berkeluarga, mari biasakan diri dari sekarang untuk mengatur keuangan lebih baik yang mana akan banyak kebutuhan yang harus dipenuhi.

Ingin tahu bagaimana cara manajemen keuangan pribadi? Mari kita simak ulasan berikut ini:

Atur Keuangan Pribadi Anda

 Kita dapat mengatur keuangan pribadi dengan memahami dua konsep sederhana, yaitu pemasukan dan pengeluaran. Penghasilan adalah jumlah uang yang anda peroleh seperti gaji bulanan, pendapatan usaha, pendapatan investasi, uang pensiun, uang sewa dan lain sebagainya. Sedangkan, pengeluaran adalah pembayaran produk atau jasa yang dikonsumsi melalui penghasilan kita.

Keuangan pribadi terdiri atas berbagai topik seperti mencatat pendapatan, membuat anggaran, dan mengelola pinjaman dengan bijak. Dengan memahami dasar-dasar pengelolaan keuangan akan membuat Anda hidup dengan baik hari ini dan membangun masa depan keuangan yang stabil.

Mencatat Rincian Pendapatan

Sudahkah Anda mencatat pendapatan setiap bulannya? Jika belum, mulailah mencatat pendapatan bulan ini agar Anda dapat mengatur keuangan pribadi dengan baik. Rincian pendapatan ini berasal dari gaji sebagai seorang karyawan perusahaan atau pegawai negeri.

Jika Anda juga menjalankan profesi lain dan usaha sampingan seperti freelancer, sopir taksi online, bisnis jualan online, guru les, bisnis sewa rumah dan sebagainya untuk menambah pemasukan harus Anda catat juga. Contohnya seperti dibawah ini: 

  • Gaji sebagai karyawan :                                               Rp3.000.000
  • Upah sebagai sopir taksi online :                              Rp5.000.000
  • Bisnis sewa kos (5 kamar x Rp500.000) :               Rp2.500.000+
  • Total :                                                                         Rp10.500.000

Pemasukan Anda per bulan adalah Rp10.500.000

Membuat Anggaran Pengeluaran

 Setelah Anda mencatat rincian pendapatan Anda, selanjutnya alokasikan pendapatan Anda ke anggaran pengeluaran seperti dibawah ini:

  • Sedekah

 Dengan bersedekah, seseorang tidak akan jatuh miskin dan melarat. Justru semakin banyak bersedekah, semakin besar potensi rezeki seseorang akan berlimpah. Sisihkan minimal 2,5% dari pendapatan per bulan Anda untuk bersedekah ke anak yatim piatu, fakir miskin, pengungsi, korban bencana alam, atau orang-orang yang sedang membutuhkan.

  • Kebutuhan Rutin

 Setiap bulan, ada kebutuhan penting yang harus dipenuhi secara rutin, seperti membeli kebutuhan dapur, membeli keperluan mandi, membayar listrik dan air, dan lain sebagainya. Setidaknya 50% dari pendapatan bulanan harus disisihkan untuk kebutuhan rutin ini.

  • Tabungan

 Tabungan adalah salah satu hal penting yang harus dimiliki dan dipersiapkan bagi semua orang tanpa terkecuali, karena dapat digunakan untuk berbagai hal seperti membeli rumah, membayar keperluan tak terduga, musibah dan lain-lain. Pendapatan dana yang harus disisihkan untuk tabungan minimal 10%.

  • Asuransi

 Sejatinya, asuransi memberi perlindungan dan menjamin kehidupan dan aset Anda. Biaya polis asuransi yang Anda bayarkan ke perusahaan asuransi kelak akaan bermanfaat bagi kehidupan dan aset Anda. Sehingga ketika peristiwa buruk terjadi, Anda dan keluarga yang Anda tinggalkan tidak perlu lagi pusing memikirkan peristiwa buruk yang menimpa Anda. Sisihkan minimal 5% dari pendapatan Anda untuk premi asuransi.

  • Investasi

 Apabila Tuhan berkenan memberikan umur yang panjang, Anda dapat menikmati kesuksesan finansial Anda ketika memiliki investasi. Oleh karena itu, alokasikan 12,5% pendapatan anda untuk investasi di berbagai sektor, seperti properti, forex, emas, saham, reksadana, atau lainnya. Dana investasi juga dapat digunakan untuk menyiasati mahalnya biaya pendidikan anak atau untuk mempersiapkan dana pensiun Anda di masa depan.

  • Biaya Entertainment atau Liburan

 Tidak dapat dimungkiri, stres dapat dialami oleh setiap orang. Jika dibiarkan berlarut-larut, stres akan berubah menjadi depresi bahkan menimbulkan penyakit kronis seperti penyakit jantung. Karenanya, Anda perlu menyiapkan bujet khusus untuk entertainment atau liburan guna melepaskan stress. Kumpulkan dana sekitar 10% untuk keperluan entertainment atau liburan ini.

  • Dana Darurat

Hal-hal yang tak terduga bisa saja terjadi. Jangan sampai pengeluaran yang tidak terduga seperti membeli kado pernikahan untuk keluarga atau teman, membeli obat, syukuran dan lain sebagainya membuat rencana keuangan Anda berantakan. Oleh sebab itu, Anda wajib menyisihkan 10% dari pendapatan Anda untuk keadaan darurat ini. Namun, jika dalam sebulan Anda tidak mengalami hal-hal tak terduga atau harus membayar keperluan tersebut, sebaiknya dana darurat ini Anda simpan di tabungan untuk persiapan di kemudian hari.

Mengelola Pinjaman Dengan Bijak

 Hampir setiap penduduk di Indonesia memiliki pinjaman, baik itu kredit tanpa agunan, pinjaman karyawan, kredit kepemilikan rumah KPR, kredit mobil atau modal usaha. Apalagi dengan berkembangnya perekenomian Indonesia, pemerintah beserta perusahaan swasta berbondong-bondong mendukung dan memberi pinjaman modal usaha ke masyarakat untuk merintis atau mengembangkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Bagi Anda yang mengajukan pinjaman dana dari bank atau perusahaan penyedia pinjaman, sebaiknya Anda mengetahui cara mengelola pinjaman dengan bijak agar tidak menimbulkan kerugian di masa depan:

1. Memisahkan Dana Pribadi dengan Dana Usaha

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah berkomitmen untuk memisahkan dana pribadi dan dana usaha. Dengan langkah ini, Anda dapat mengontrol arus pendapatan dan pengeluaran dana usaha Anda. Oleh sebab itu, Anda wajib memiliki dua rekening tabungan berbeda untuk memisahkan ke dua dana tersebut.

2. Membuat Laporan atau Pembukuan Keuangan

Mengetik atau mencatat semua arus pengeluaran dan pendapatan keuangan yang terbagi atas buku atau file kas masuk dan buku atau file kas keluar merupakan salah satu cara mengelola pinjaman dengan bijak. Jika Anda memiliki laporan atau pembukuan keuangan yang lengkap akan memudahkan Anda untuk melihat keuntungan atau kerugian Anda. Tidak menutup kemungkinan, Anda dapat memperoleh pinjaman dana lebih besar ke depannya jika Anda memiliki laporan atau pembukuan yang rutin dan teratur.

3. Memanfaatkan Dana Pinjaman untuk Produktivitas Kerja

Manfaatkanlah dana pinjaman Anda sebaik mungkin, terutama untuk meningkatkan produktivitas kerja seperti membeli bahan baku produk, membeli peralatan kerja, mengikuti pelatihan kerja dan sebagainya, sehingga Anda dapat melancarkan kinerja usaha Anda.

4. Mampu Mengatur Alur Kas

Untuk mendukung keberlangsungan sebuah bisnis, Anda harus mampu mengatur arus kas. Jadi, Anda harus memonitor alur perputaran kas bisnis Anda yang meliputi pengelolaan utang piutang dan persediaan barang berjalan dengan baik dan tidak ada keterlambatan.

5. Alokasi Dana Untuk Pembayaran Angsuran

Pastikan Anda mengalokasikan dana khusus untuk membayar angsuran pinjaman setiap bulannya. Anda harus mendisiplikan diri Anda untuk tidak menggunakan dana khusus ini untuk kebutuhan apapun agar Anda dapat membayar angsuran pinjaman dengan tepat waktu sehingga beban Anda pun berkurang setiap bulannya.

6. Hindari Penggunaan Dana Pinjaman Untuk Kebutuhan Konsumtif

Menghindari penggunaan uang pinjaman untuk kebutuhan konsumtif seperti berbelanja, liburan, makanan, dan kebutuhan pribadi lainnya merupakan tindakan yang tepat dilakukan untuk mengelola pinjaman dengan bijak. Yang harus selalu Anda tanamkan di dalam pikiran Anda adalah tujuan awal untuk mengambil pinjaman hanya untuk keperluan perintisan atau pengembangan bisnis.

7. Investasi Keuntungan untuk Pengembangan Bisnis

Hal terakhir yang harus Anda lakukan untuk mengelola pinjaman dengan bijak agar memiliki keuangan pribadi yang baik adalah menginvestasikan keuntungan yang telah Anda peroleh untuk mengembangkan bisnis Anda. Anda dapat menyisihkan hasil keuntungan bisnis Anda untuk membeli peralatan baru yang lebih canggih, meningkatkan kualitas produk atau jasa bisnis, dan membuka cabang baru dari usaha Anda.

Kesimpulan

Demikian langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengatur keuangan pribadi Anda. Memiliki pengetahuan tentang keuangan dapat menstabilkan perekonomian Anda. Mulailah mengatur keuangan pribadi agar Anda tidak tidak hanya terbebas dari lilitan tetapi juga dapat memenuhi kebutuhan sekarang dan masa depan seperti memiliki bisnis yang lancar, membeli rumah, berliburan ke luar negeri, menyekolahkan anak hingga sarjana dan lain sebagainya. Banyak orang mungkin tidak tahu harus memulai dari mana.

Apabila Anda memulainya dari sekarang, Anda bisa menikmati kesuksesan finansial di kemudian hari. Di laman Financer.com, kami memberikan informasi, tips dan panduan berharga tentang segala hal yang berhubungan dengan keuangan. Kami juga berupaya untuk menulis artikel-artikel dengan bahasa yang mudah sehingga dapat diakses dan dipahami oleh semua pembaca. Kami berharap melalui ulasan dan tulisan kami, Anda dapat memperbaiki keuangan pribadi Anda dan memaksimalkan keterampilan Anda dalam mengatur keuangan pribadi Anda. Oleh karena itu, Financer.com berharap semoga Anda dapat mewujudkan kesuksesan finansial di masa depan.

 

Tetap terhubung dengan Financer.com

Ikuti kami di Facebook

Financer privacy settings

With using financer.com you acknowledge our terms and conditions as well as our data privacy policy. We use Cookies to analyze and track the usage of our website in order to improve our services. Certain Cookies require your active consent in order for us to collect this data. You can inform yourself about the third-party-services we use as well as withdraw your consent anytime in our Cookie-Settings.

Facebook Marketing

SEO Solutions Ltd. (we) as the provider of the website financer.com is using the Facebook-Pixel to promote our content and services to our visitors on Facebook as well as track the results from these marketing activities. This data is anonymised for us and serves for statistical purposes only. Facebook can connect the data collected from the Facebook Pixel with your Facebook profile (Name, E-mail, etc.) and use this for its own advertising purposes. you can view and control the data Facebook is collecting about your Facebook privacy settings.