Perhatikan 10 Hal Ini Sebelum Mengajukan Pinjaman Online!

Perhatikan 10 Hal Ini Sebelum Mengajukan Pinjaman Online!

  • Agustus 20, 2018
  • Tabel biasa
  • 1066 membaca

Di zaman milenial ini, pinjaman online banyak dicari oleh masyarakat. Setiap orang dapat mengajukan kredit online lewat internet, sehingga tidak harus lagi bepergian keluar rumah atau kantor lagi. Pinjaman online langsung cair dalam hitungan menit juga.

Meskipun Anda memiliki berbagai pilihan untuk meminjam uang ke  keluarga atau teman. Namun, pinjaman online tetap menjadi pilihan terbaik bagi Anda yang butuh dana cepat cair. Nah, mari kita perhatikan 10 hal ini sebelum mengajukan pinjaman online di bawah ini!

1. Besarnya Plafon Pinjaman

Besarnya Plafon Pinjaman

Hal pertama yang harus diperhatikan saat mengajukan pinjaman online adalah cari tahu besarnya plafon pinjaman atau batas tertinggi yang dapat diberikan oleh bank atau lembaga keuangan.

Lakukan riset terlebih dahulu untuk mengetahui kredit apa yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Namun, bijaklah dalam memilih agar memudahkan Anda untuk membayar cicilannya setiap bulan. Jangan sampai Anda terjebak kredit macet karena Anda tidak dapat melunasi pinjaman yang telah diambil.

2. Suku Bunga

Bunga merupakan hal terpenting dalam setiap pinjaman sebagai balas jasa atas modal yang dipinjamkan kepada seseorang dalam bentuk persentase.

Pada umumnya, bunga pinjaman online berkisar 3 – 4% per bulan. Namun, suku bunga yang ditetapkan oleh setiap bank atau lembaga keuangan tentunya berbeda-beda.

Besarnya bunga pinjaman akan sangat berpengaruh terhadap angsuran yang harus dibayar setiap bulannya. Jadi, pilihlah bank, fintech atau lembaga keuangan yang menetapkan bunga rendah. Anda bisa mengajukannya di Financer.com

3. Biaya Lainnya

Belanja Online Dengan Kartu Kredit

Di setiap pinjaman online, memperhatikan bunga rendah saja tidak cukup. Anda juga harus memperhatikan biaya lainnya karena dana hanya dapat cair jika membayar biaya-biaya tersebut.

Biaya-biaya lain ini berupa biaya administrasi, biaya provisi, biaya pelunasan lebih awal, biaya materai, biaya keterlambatan angsuran, biaya asuransi, sampai biaya transfer kredit.

Jadi, semakin sedikit biaya yang ditetapkan, maka akan semakin menarik pinjaman tersebut untuk diajukan.

4. Kemampuan Finansial

Salah satu keuntungan mengajukan kredit online adalah Anda dapat mengajukan sesuai jumlah yang diinginkan tanpa harus memberikan jaminan. Namun, sebaiknya pertimbangkan kondisi keuangan Anda juga.

Sebab, tidak semua gaji Anda akan dialokasikan untuk membayar angsuran pinjaman kan? Alangkah baiknya, jumlah angsuran per bulan yang dibayarkan tidak membebani kemampuan finansial Anda.

Jadi, langkah yang harus Anda lakukan adalah hitung jumlah uang yang harus dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan pokok setiap bulannya, kemudian dikurangi dengan dana cadangan atau darurat.

Nah, dari hasil perhitungan inilah Anda dapat tahu jumlah angsuran yang Anda sanggup bayar secara lancar setiap bulannya.

5. Kemudahan Persyaratan

Lengkapi Persyaratan Pinjaman Modal Usaha

Tidak dapat dimungkiri kemudahan yang ditawarkan pinjaman online membuat semua orang ingin mengajukan dana lewat internet.

Sayangnya, tidak semua bank, fintech atau lembaga keuangan memberikan kredit tanpa mematok persyaratan pengajuan.

Beberapa bank atau fintech mensyaratkan memiliki pekerjaan tetap, jaminan seperti surat pengangkatan pegawai, BPKB kendaraan atau surat tanah, kepemilikan kartu kredit, syarat kepemilikan usaha dan syarat lainnya yang lumayan banyak.

Jadi, sebaiknya memilih pinjaman yang memberikan persyaratan moderat. Persyaratan yang terlalu mudah biasanya menetapkan suku bunga yang lebih tinggi.

Selain itu, pengajuan Kredit Tanpa Agunan (KTA) biasanya hanya mensyaratkan usia, kelengkapan identitas, penghasilan tetap, kepemilikan rekening bank, dan skor kredit.

6. Reputasi Lembaga Keuangan

Reputasi

Sebelum mengajukan pinjaman online, pastikan Anda mengecek apakah perusahaan tersebut memiliki reputasi terpercaya dan popularitas yang bagus.

Jadi, lakukan survei latar belakang dengan teliti terhadap perusahaan pemberi pinjaman dengan mengunjungi beberapa situs web terkait, seperti Financer.com.

Selain itu, Anda juga harus memperhatikan apakah bank, fintech atau lembaga keuangan tersebut telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dengan terdaftar di OJK, akan menjamin perusahaan tersebut tidak memberikan pinjaman ilegal. Sebab, pemerintah Indonesia akan selalu mengawasi lembaga-lembaga tersebut agar tidak merugikan masyarakat.

7. Gunakan Simulasi Kredit di Website Lembaga Keuangan

Setiap pinjaman online memiliki fitur atau fasilitas yang memudahkan debitur, salah satunya adalah kalkulator simulasi.

Sebisa mungkin Anda harus memanfaatkannya untuk menghitung besaran pinjaman dan suku bunga. Jadi, Anda tidak terbebani untuk membayar angsuran setiap bulannya.

Kredit tanpa agunan biasanya menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan dana cepat tanpa ribet karena dapat menutupi kebutuhan sehari-hari baik. Adapun fasilitas utama yang menarik banyak nasabah adalah bebas jaminan.

Anda tidak perlu takut apabila kredit yang digunakan untuk bisnis gagal karena Anda tidak akan kehilangan aset berharga. Namun, pastikan Anda selalu menyisihkan penghasilan setiap bulannya untuk membayar angsuran kredit.

Dengan menyisihkan penghasilan untuk melunasi pinjaman, Anda akan mudah melunasi semua utang, sehingga Anda dapat menabung dan menggunakan tabungan tersebut sebagai dana cadangan.

8. Ulasan Debitur

Ketika Anda ingin makan di restoran, menginap di hotel, atau membeli pakaian di toko online biasanya Anda melihat ulasan dari customer yang telah menggunakan produk tersebut.

Nah, hal ini juga berlaku untuk pinjaman online. Dengan mengecek ulasan dan testimoni debitur terlebih dahulu, maka Anda akan mengetahui kekurangan dan kelebihan setiap kredit online tersebut.

9. Metode Pembayaran Angsuran

Metode Pembayaran Angsuran

Setiap kredit online memiliki berbagai metode pembayaran angsuran, seperti melalui autodebit dari rekening tabungan, menyetor ke teller bank, transfer melalui ATM, mobile banking atau internet banking.

Namun, metode pembayaran melalui autodebit adalah metode pembayaran yang sangat memudahkan Anda dalam menghemat waktu.

Apalagi jika Anda sedang berada di luar kota saat waktunya harus membayar cicilan. Sistem autodebit dapat membuat Anda terhindar dari kelalaian membayar angsuran pada saat jatuh tempo.

10. Jangan Berhenti Berharap

Ketika aplikasi pengajuan pinjaman Anda ditolak. Jangan langsung berhenti berharap! Masih banyak perusahaan yang akan bersedia untuk memproses pengajuan pinjaman Anda.

Oleh karena itu, kami hadir untuk membantu Anda menemukan bank, fintech atau lembaga keuangan lainnya, karena banyak calon debitur menemukan kesempatan kedua lewat Financer.com.

Ketahui keadaan ekonomi dan kesanggupan melunasi utang agar tidak terjebak kredit macet yang akan membuat skor kredit buruk, sehingga tidak menyulitkan Anda mendapatkan pinjaman online ke dua kalinya.

Financer.com Indonesia

Financer.com adalah layanan perbandingan pinjaman dan produk keuangan gratis tanpa harus mendaftar. Layanan kami membantu Anda mencari pinjaman dengan suku bunga rendah dan produk keuangan terbaik sesuai kebutuhan Anda.

Penulis Mentari

Investor keuangan dan pegiat organisasi kemanusiaan yang bersemangat membantu masyarakat Indonesia untuk mencapai kesuksesan finansial.

Bagikan di
1066 membaca
Diterbitkan: Agustus 20, 2018
(Terakhir Diperbarui: Juni 27, 2020)

Jelajahi topik kami