Cara Jitu Mendapatkan Pinjaman Sebagai Freelancer

Freelancer atau yang dikenal sebagai pekerja lepas di dalam Bahasa Indonesia adalah individu yang bekerja secara mandiri dan tidak suka terikat dengan seseorang dan perusahaan dalam jangka waktu yang lama. Kebanyakan pekerja lepas saat ini mendapatkan penghasilan lewat online dan mengenakan biaya pada klien mereka dalam hitungan per jam, hari, atau proyek. Adapun macam pekerjaan lepas yang sedang tren di Indonesia adalah ojek online, pengusaha online shop di social media seperti instagram dan facebook atau pemilik lapak di Marketplace seperti Lazada atau Bukalapak.

Mengutip pernyataan Sebastian Siseles sebagai Direktur Internasional Freelancer.com, sebuah marketplace untuk pekerja lepas mengatakan bahwa jumlah pekerja lepas Indonesia yang bergabung di Freelancer.com telah mencapai 1 juta orang di tahun 2017. Tentunya jumlah pekerja lepas ini akan semakin tinggi seiring dengan majunya industri kreatif di Indonesia.

Bekerja sebagai freelancer sebenarnya membawa banyak keuntungan, antara lain Anda dapat menjadi bos untuk diri sendiri karena Anda yang mengatur jam kerja Anda, tingkat stress akan pekerjaan rendah karena Anda tidak perlu ikut campur dalam masalah kantor dan bermasalah dengan teman kerja, Anda menghasilkan pendapatan yang tidak terbatas, dan Anda dapat menghabiskan lebih banyak waktu untuk keluarga dan teman karena Anda dapat bekerja dari rumah dan dimana saja.

Bekerja sebagai freelancer kedengarannya seperti pekerjaan impian dan menyenangkan tetapi persepsi masyarakat tentang pekerja lepas masih cenderung negatif yaitu pekerjaan yang tidak memiliki pendapatan tetap. Tren bekerja sebagai Pegawai Negeri, Pegawai BUMN dan Pegawai Swasta masih mendominasi dan lebih awam dikenal di masyarakat luas. Padahal pendapatan bekerja freelance sering jauh lebih besar dibandingkan bekerja di kantor sebagai karyawan.

Jadi bagaimana dengan pekerja freelance yang ingin mengajukan pinjaman di bank atau lembaga keuangan untuk modal usaha, KPR rumah atau biaya pendidikan? Sayangnya masih banyak bank dan lembaga keuangan yang masih ragu-ragu memberikan pinjaman kepada seseorang yang bukan pegawai kantoran. Namun, jika Anda dapat membuktikan kepada bank dan pemberi pinjaman bahwa Anda dapat melunasi pinjaman tepat waktu setelah mereka setuju memberikan pinjaman, tidak menutup kemungkinan Anda berpeluang besar untuk memperoleh pinjaman dan pembiayaan dengan jumlah lebih besar di kemudian hari.

Bagaimana cara meningkatkan peluang Anda mendapatkan pinjaman?

Meskipun kesempatan untuk mendapatkan pinjaman sebagai freelancer ada tetapi hal tersebut bukanlah tugas yang mudah.

Hal yang perlu Anda lakukan ketika mengajukan permohonan pinjaman adalah memastikan ke pihak bank atau lembaga keuangan bahwa Anda dapat melunasi pinjaman Anda tepat waktu. Berikut ini beberapa cara untuk membuktikan ke pihak kreditur bahwa Anda pantas untuk memperoleh pinjaman:

Membangun rapor kredit yang bagus

Hampir semua bank atau lembaga keuangan mengingikan jaminan bahwa setiap calon peminjam dapat melunasi pinjaman tepat waktu. Tidak dapat dimungkiri banyak pekerja freelance yang memperoleh pendapatan dalam jangka waktu pendek. Sebab itu, banyak bank atau lembaga keuangan cenderung berpihak dan memilih calon pinjaman yang bekerja di kantoran karena adanya surat kontrak kerja dan jangka waktu kerja yang lebih panjang. Namun, bagi pekerja freelance tidak usah khawatir! Anda masih bisa mendapatkan pinjaman jika memiliki rapor kredit yang baik. Hal ini dapat meningkatkan peluang Anda untuk disetujui serta memperbesar peluang Anda untuk memperoleh pinjaman dalam jumlah yang besar ke depannya. Tapi, bagaimana caranya membangun rapor kredit yang baik? Mulailah dengan melihat laporan kredit Anda dan periksa dengan teliti semua informasi yang diberikan telah akurat. Jika rapor kredit Anda menunjukkan ketidaksesuaian atau informasi bahwa Anda belum melunasi cicilan padahal Anda benar-benar telah melunasi pinjaman atau cicilan, sebaiknya Anda menyelesaikan masalah tersebut terlebih dahulu agar rapor kredit Anda menjadi bagus dan bersih

Selain itu, hal lain yang dapat Anda lakukan untuk membangun rapor kredit yang bagus adalah membayar tagihan kartu kredit Anda tepat waktu, mempertahankan rasio penggunaan kredit yang rendah pada kartu kredit (kurang dari 30%), memiliki rekening tabungan dan kartu kredit aktif dan memiliki simpanan di tabungan.

Rutin Membayar Pajak

Mendengar kata “Pajak” masih menakutkan bagi sebagian orang. Tapi, tahukah Anda bahwa membayar pajak secara rutin setiap tahun dapat membantu Anda ketika mengajukan pinjaman di bank atau lembaga pemberi pinjaman?

Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) adalah bukti identitas diri yang sangat berguna dalam berbagai hal, seperti pengajuan KTA, kartu kredit, KPR dan lain-lain. Anda juga dapat membuat surat keterangan penghasilan pribadi dengan melampirkan NPWP ketika megajukan pinjaman.

Catatan pajak Anda selama dua hingga tiga tahun terakhir dapat menjadi bukti bahwa Anda memiliki penghasilan jangka panjang kepada pihak bank atau lembaga keuangan. Hal ini juga dapat membantu pengajuan pinjaman Anda disetujui.

Selain itu, hal ini juga menunjukkan bahwa Anda memiliki rasa tanggung jawab terhadap penggunaan dan pengelolaan uang, sifat baik lainnya ketika mengajukan pinjaman!

Memiliki Simpanan di Rekening Tabungan

Salah satu kriteria yang dapat membuat bank atau lembaga keuangan untuk menyetujui permohonan pinjaman adalah Anda memiliki uang simpanan di rekening tabungan. Meskipun Anda memiliki cicilan dan pengeluaran rutin tetapi Anda masih memiliki uang sisa yang ditabung setiap bulan.

Sebaiknya, calon peminjam memiliki simpanan untuk pengeluaran dua bulan ke depan. Contohnya, jika pengeluaran bulanan Anda sekitar Rp4 juta, maka simpanan yang harus Anda miliki minimal Rp8 juta. Namun, alangkah baiknya jika Anda memiliki simpanan empat hingga enam kali lipat untuk lebih meyakinkan pihak bank dan lembaga keuangan. Jadi, semakin besar jumlah simpanan Anda maka akan semakin besar pula kemungkinan permohonan pinjaman Anda disetujui.

Laporan Pendapatan di Rekening Tabungan Lancar

Pada saat mengajukan pinjaman di bank atau perusahaan pinjaman, mereka biasanya menganalisis arus kas di rekening tabungan Anda. Akan lebih baik jika Anda mendapatkan pinjaman dari bank yang memiliki hubungan jangka panjang dengan Anda. Manajer bank tempat Anda memiliki rekening tabungan dapat menjamin bahwa Anda “mampu membayar” pinjaman Anda dengan aliran pendapatan di rekening bank Anda.

Namun, jika Anda mengajukan pinjaman ke bank lain yang bukan tempat Anda memiliki rekening tabungan, maka Anda diharuskan untuk mendapatkan pernyataan yang diterbitkan dari bank rekening tabungan Anda bahwa rekening Anda aktif selama setahun terakhir.

Hal ini didasarkan dengan anggapan bahwa jika Anda benar-benar menghasilkan uang secara rutin, Anda setidaknya memiliki simpanan uang tunai yang disimpan di bank tertentu. Atau setidaknya, aliran pendapatan harus tercermin dari laporan rekening tabungan bank Anda.

Membayar Tagihan Kartu Kredit Tepat Waktu

Pada umumnya, bank dan lembaga keuangan memperhatikan pola pembayaran Anda ketika menggunakan kartu kredit.

Meskipun secara teori Anda “dapat membayar” karena jumlah penghasilan Anda banyak, di mata mereka. Tetapi tidak berarti bahwa “Anda akan membayar” tepat waktu. Setelah menganalisis kartu kredit Anda, apabila terdapat satu laporan yang mana Anda telat membayar tagihan, maka besar kemungkinan pinjaman Anda akan ditolak. Oleh karena itu, sebaiknya Anda memberitahu pihak bank atau lembaga keuangan bahwa Anda pernah lalai dalam membayar tagihan atau pernah mengalami masa keuangan yang sulit. Yang terpenting adalah Anda jujur dan membuktikan kepada mereka bahwa sekarang Anda telah berubah. Anda juga dapat mengelola keuangan lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Melampirkan Dokumen Pendukung Lainnya

Jika Anda menggunakan perusahaan atau website untuk mendapatkan mendapatkan klien, Anda dapat menggunakan bukti invoice, nota atau kontrak kerja yang dapat Anda jadikan sebagai dokumen pelengkap untuk membuktikan arus kas Anda.

Selain itu, referensi klien dan pemasok juga dapat dilampirkan. Dengan adanya referensi klien menunjukkan bahwa Anda terlibat dalam kegiatan bisnis yang mana aliran pendapatannya akan teratur. Sehingga pada akhirnya, bank dan lembaga keuangan dapat memahami dengan baik tentang kondisi keuangan Anda.

Memulai Dari Jumlah Kecil

Freelance adalah salah satu pekerjaan paling mandiri, karena itu Anda harus mempertimbangkan jumlah uang yang ingin Anda pinjam dengan matang. Jika Anda mengajukan pinjaman dengan jumlah banyak, besar kemungkinan Anda akan ditolak untuk pinjaman tersebut. Seandainya permohonan pinjaman Anda disetujui dalam jumlah yang besar tetapi Anda tidak dapat melunasinya dengan tepat waktu, maka Anda akan mendapatkan konsekuensi yang jauh lebih besar. Misalnya, Anda dapat masuk ke daftar hitam bank atau lembaga keuangan atau Anda dinyatakan bangkrut dan hal ini sangat berpengaruh terhadap peluang Anda untuk mendapatkan pinjaman dalam jumlah besar di masa depan seperti KPR atau kredit mobil.

Jadi, yang harus Anda lakukan adalah mengambil pinjaman dengan jumlah kecil terlebih dahulu dan melunasinya tepat waktu. Dengan metode ini, Anda dapat meningkatkan profil kredit Anda dan menunjukkan bahwa Anda dapat bertanggung jawab. Sehingga ke depan Anda dapat mengajukan pinjaman dengan jumlah yang lebih besar dengan suku bunga yang lebih baik juga!

Ajukan Pinjaman di Bank atau Lembaga Keuangan Yang Tepat

Memiliki relasi jangka panjang yang kuat dengan pihak bank atau lembaga keuangan, seperti memiliki tabungan aktif atau rekening deposito, lebih baik Anda mengajukan pinjaman di lembaga tersebut terlebih dahulu. Cara ini dapat meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pinjaman karena bank bisa saja mempertimbangkan rekening tabungan Anda. Artinya, bank dapat menarik simpanan yang Anda miliki untuk melunasi utang dan Anda juga tampak sebagai calon peminjam yang kurang berisiko karena bank memiliki akses untuk mengambil kembali dana pinjaman jika Anda tidak dapat membayarnya kembali.

Namun, jika Anda tidak memiliki relasi jangka panjang seperti yang saya jelaskan di atas, sebaiknya Anda mengajukan pinjaman ke beberapa bank atau lembaga keuangan. Setiap bank memiliki cara masing-masing untuk menganalisis aplikasi pinjaman. Seandainya permohonan pinjaman Anda ditolak di satu bank, Anda kemungkinan masih memiliki kesempatan di bank lainnya.

Gagal ketika mengajukan pinjaman adalah hal yang umum terjadi. Jadi, jangan langsung menyerah apabila permohonan pinjaman pertama Anda ditolak. Seiring dengan perkembangan zaman, bank dan lembaga keuangan akan semakin mengakui industri freelance ini sebagai sumber pendapatan yang sah dan menguntungkan.

Pada akhirnya, metode yang kami jelaskan di atas adalah praktik cerdas untuk memperoleh pinjaman bagi freelancer sambil membandingkan syarat dan suku bunga. Untuk memudahkan melihat penawaran KTA, KPR, Kredit Mobil, Modal Usaha dan lain-lain cukup menggunakan perbandingan kami! Melalui Financer.com, Anda dapat mencari, memfilter, dan menyortir pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Financer privacy settings

With using financer.com you acknowledge our terms and conditions as well as our data privacy policy. We use Cookies to analyze and track the usage of our website in order to improve our services. Certain Cookies require your active consent in order for us to collect this data. You can inform yourself about the third-party-services we use as well as withdraw your consent anytime in our Cookie-Settings.

Facebook Marketing

SEO Solutions Ltd. (we) as the provider of the website financer.com is using the Facebook-Pixel to promote our content and services to our visitors on Facebook as well as track the results from these marketing activities. This data is anonymised for us and serves for statistical purposes only. Facebook can connect the data collected from the Facebook Pixel with your Facebook profile (Name, E-mail, etc.) and use this for its own advertising purposes. you can view and control the data Facebook is collecting about your Facebook privacy settings.