Solusi Keuangan Selama Wabah Virus Corona

7 menit

Dunia sedang berduka karena munculnya wabah mematikan, yaitu Virus Corona (Covid-19). Virus ini telah menyebabkan kematian ribuan orang di seluruh dunia. Penyebaran virus corona bisa terjadi melalui kontak langsung dari penderita ke orang yang sehat.

Hal ini sangatlah mengkhawatirkan karena memberikan banyak dampak negatif. Bukan hanya kematian tetapi juga perekonomian memburuk, sehingga berbagai solusi keuangan selama wabah virus corona dilakukan untuk mengantisipasi hal buruk lainnya yang bisa saja terjadi ke depan.

Solusi Keuangan Selama Wabah Virus Corona

Wabah Virus CoronaBeberapa bulan ini, kita telah menyaksikan betapa virus corona ini memberikan dampak buruk yang besar yang terhadap perekonomian secara global.

Indonesia juga termasuk salah satu negara yang mengalami dampak buruk, seperti jatuhnya nilai mata uang Rupiah, jatuhnya harga saham dan batu bara, dan lain-lain.

Meskipun Indonesia sendiri belum menerapkan sistem lockdown, yaitu sistem yang mewajibkan masyarakat untuk tetap tinggal di dalam rumah dalam kurun waktu tertentu. Sistem lockdown ini telah diterapkan di berbagai negara seperti China, Italia, dan Prancis guna menanggulangi penyebaran virus corona.

Ketika lockdown diterapkan, maka otomatis semua orang akan berhenti dari aktivitas yang mendukung perekonomian negara. Toko toko wajib tutup, perusahaan tidak boleh beroperasi, dan hotel pun tidak boleh buka. Dengan begitu, maka perekonomian suatu negara akan secara otomatis mengalami kekacauan. Bahkan virus corona ini akan menyebabkan perlambatan ekonomi sebesar 0,23%.

Dampak Virus Corona Terhadap Aktivitas Perbankan

Dampak Virus Corona Terhadap Aktivitas PerbankanWabah Covid-19 yang mulai menyebar dengan ganas pun mulai memberikan dampak pada aktivitas perbankan.

Hal ini sebenarnya sudah tidak mengejutkan, mengingat perbankan memang selalu menyiapkan antisipasi untuk berbagai keadaan darurat, terutama jika terjadi bencana.Wabah virus corona merupakan bencana kesehatan yang harus dihadapi bersama.

Meskipun dampak Covid-19 merugikan, namun bank mengakui belum ada kredit macet. Namun, jika wabah virus corona tidak bisa dibersihkan dalam waktu singkat, maka tentunya pihak bank telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk kredit macet. Hal tersebut sangat mungkin terjadi jika masyarakat kesulitan secara ekonomi.

Kini, pihak perbankan sedang melakukan pengkajian terhadap dampak wabah Covid-19 terhadap kualitas kredit seseorang. Hal tersebut nantinya bertujuan untuk menentukan berapa potensi kenaikan Non Performing Loan (NPL).

Langkah antisipasi yang ditempuh oleh pihak bank, yaitu melakukan pengawasan berkala terhadap kemampuan membayar debitur. Selain itu, pihak bank akan mengurangi jumlah pinjaman yang keluar agar tidak semakin banyak kredit macet yang terjadi selama wabah virus corona ini berlangsung.

Bank Memantau Pinjaman Khusus Sektor Pariwisata dan UKM

Mencari Ide BisnisSektor yang mengalami dampak cukup besar secara ekonomi karena wabah ini, yakni sektor pariwisata dan Usaha Kecil Menengah (UKM).

Mereka mengalami penurunan laba yang cukup drastis semenjak Covid-19 menyebar dan pemerintah mulai memberi anjuran untuk tinggal di rumah untuk sementara waktu.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahkan meminta khusus kepada pihak perbankan untuk memberikan kelonggaran waktu tambahan untuk kredit khusus UKM. Hal ini dikarenakan wabah ini telah membuat pasar menjadi sepi dan lesu.

Bank Tetap Memberikan Pinjaman Dengan Syarat Tertentu Sesuai Kondisi

Bunga Pinjaman Bank Turun 4,75%Lalu benarkah kini bank tidak mau memberikan pinjaman? Tidak. Pihak bank masih tetap memberikan pinjaman, hanya saja kini lebih selektif.

Beberapa sektor yang dirasa tidak akan menghasilkan profit selama masa wabah Covid-19 ini, tentu tidak akan bisa mendapatkan pinjaman dari pihak bank.

Lantas, kira-kira bagaimana solusinya jika Anda sangat membutuhkan dana, namun tidak bisa mendapatkan pinjaman dari pihak bank?

Solusi Pinjaman Selain Bank Konvensional

1. Pinjaman Online

Pinjaman Online Kini telah banyak penawaran pinjaman dana selain dari pihak perbankan salah satunya, yaitu pinjaman online dari fintech ojk. Anda bisa mendapatkan pinjaman online langsung cair dalam hitungan menit dengan mudah. Syarat yang diminta pun biasanya hanya Kartu Identitas Penduduk (KTP) saja.

Namun, untuk lebih meyakinkan, pastikan cek pinjaman online yang Anda ingin ajukan telah terdaftar di OJK. Dengan begitu, Anda tidak akan dikenai bunga terlalu tinggi serta memiliki keamanan karena legalitas perusahaan pinjaman online tersebut telah terjamin oleh OJK. Kabar baiknya, fintech dan bank yang bekerjasama dengan Financer.com terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Ajukan Pinjaman Online Sekarang

2. Pinjaman Karyawan

Pinjaman karyawanJika Anda seorang karyawan dan membutuhkan biaya tambahan, Anda bisa mengajukan pinjaman karyawan. Untuk bisa mendapatkan pinjaman karyawan, Anda harus terdaftar sebagai karyawan tetap di perusahaan swasta ataupun BUMN.

Selain itu, Anda sudah harus bekerja minimal satu tahun di perusahaan tersebut untuk bisa mengajukan pinjaman karyawan. Meski begitu, pinjaman karyawan ini tergolong mudah didapatkan dan memiliki bunga yang kecil loh. Jika perusahaan Anda tidak dapat memberikan pinjaman karyawan ini, Anda bisa mengajukan pinjaman karyawan di Financer.com.

Ajukan Pinjaman Karyawan Di Sini

3. Kredit Multiguna (KMG)

DebiturKredit Multiguna (KMG) juga bisa menjadi solusi untuk mengajukan pinjaman dana. Jika Anda membutuhkan dana yang cukup besar, Anda bisa mengajukan KMG.

Syaratnya, yaitu Anda harus menggunakan aset berupa surat berharga, rumah atau mobil sebagai jaminan. KMG tidak akan cair jika Anda tidak memiliki surat berharga untuk dijadikan jaminan. Besarnya dana yang bisa diajukan sangat bervariasi tergantung jaminan yang Anda miliki.

Dapatkan Kredit Multiguna Sekarang

4. Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Kredit Tanpa Agunan (KTA)Selain KMG, Anda juga bisa memanfaatkan Kredit Tanpa Agunan (KTA) sebagai solusi jika membutuhkan dana. Bedanya dengan KMG, Anda tidak membutuhkan jaminan ketika mengajukan dana.

Hal ini tentu sangat membantu terutama jika Anda tidak memiliki surat berharga sebagai jaminan. Namun, jumlah dana yang diberikan tidak begitu besar jika dibandingkan dengan KMG.

Ajukan KTA Sekarang

5. Peer to Peer Lending (P2P Lending)

p2p lending

Tempat lain yang bisa dituju jika Anda membutuhkan dana pinjaman, yaitu Peer to Peer Lending (P2P Lending). Di sini, Anda bisa mengajukan dana sesuai jumlah yang Anda butuhkan. Umumnya, persyaratannya berupa identitas diri serta rencana bisnis yang akan dibangun.

Anda juga bisa berperan sebagai investor di P2P Lending. Jika Anda merupakan pihak yang memiliki dana, Anda bisa menginvestasikan di P2P Lending. Apalagi keuntungan investasinya hingga 18% per tahun loh.

Investasi P2P Lending adalah investasi yang cenderung lebih aman di bandingkan investasi lainnya selama wabah virus corona. Anda bisa memilih siapa atau bisnis yang akan Anda beri pinjaman sesuai dengan profil dan portfolio.

Mulai Investasi P2P Lending Sekarang

6. Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

KPRJangan kira Anda tidak bisa membeli hunian ketika wabah virus corona sedang menyerang. Anda tidak perlu menunda membeli rumah karena bisa mengajukan pinjaman melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Syaratnya, yaitu gaji minimum yang Anda miliki tiap bulan harus 3 juta rupiah.

Anda tetap bisa mengajukan KPR meski dalam keadaan seperti ini. Nilai properti yang sedang turun pun menguntungkan karena Anda bisa mendapatkan rumah impian dengan lebih murah.

Ajukan KPR Sekarang

Kesimpulan

Wabah Covid-19Wabah Covid-19 ini diperkirakan akan berlangsung cukup lama. Cina dengan tenaga medis maksimal serta dukungan dana penuh dari pemerintahannya serta penerapan sistem lockdown bahkan membutuhkan 3 bulan penuh hingga menyatakan negara tersebut terbebas dari wabah virus corona.

Sedangkan di Indonesia, alat medis untuk mengecek terjangkitnya penyakit ini belum memadai. Dari sektor keuangan berbagai langkah sedang diusahakan agar tidak terjadi kekacauan ekonomi secara masif dan massal.

Meskipun sektor pariwisata dan UKM kini telah mengalami dampak negatif yang cukup signifikan, namun berbagai pihak tengah mengusahakan agar ekonomi secara global tidak mengalami kejatuhan.

Langkah Dasar Mencegah Penyebaran Virus Corona Berdasarkan Rekomendasi WHO:

  • Virus covid-19Cuci tangan selama 20 detik dan lakukan sesering mungkin.
  • Hindari menyentuh wajah.
  • Beraktivitas dari rumah.
  • Karantina diri di rumah jika sakit atau baru pulang dari luar negeri.
  • Arahkan bersin atau batuk ke lipatan saku jika tidak menggunakan masker.
  • Menjaga jarak (social distancing) dengan orang lain untuk memutus mata rantai penyebaran.

Nah, itu dia solusi keuangan selama wabah virus corona. Semoga bermanfaat dan beraktivitas di rumah aja yah!

Bandingkan dan Ajukan Produk Keuangan Terbaik Sekarang

Sumber:

https://tirto.id/sejauh-mana-virus-corona-bisa-memukul-ekonomi-dunia-eytj
https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/advice-for-public

Komentar (0)

 

Anda harus masuk untuk menulis komentar.

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Email
×

Tolong beri nilai Solusi Keuangan Selama Wabah Virus Corona