WIKI

Kredit Usaha

  • Ada 2 jenis kredit usaha, yaitu kredit modal kerja dari pemerintah dan pinjaman bisnis dari swasta.
  • Kredit modal kerja dari pemerintah umumnya ditujukan untuk UMKM saja.
  • Pinjaman bisnis swasta tidak hanya ditujukan untuk seluruh lapisan masyarakat.

Pilihan Kredit Usaha Yang Cocok Untuk Anda

Anda butuh modal usaha? Manfaatkan kredit usaha untuk bisnis Anda.

Terdapat 2 jenis kredit usaha yang dapat dimanfaatkan, yaitu kredit modal kerja dari pemerintah dan pinjaman bisnis dari swasta.

Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Di artikel ini, kami akan menjelaskan berbagai kredit usaha yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam bisnis.

Kredit Modal Kerja Dari Pemerintah

Kredit modal kerja adalah program khusus dari pemerintah dengan memberikan bantuan modal kepada pengusaha untuk mengembangkan bisnisnya.

Pinjaman bisnis ini terbagi dalam bentuk kredit dan bukan kredit. Untuk bentuk pinjaman terdapat KUR dan PKBL. Sedangkan bentuk bukan pinjaman terdapat PNPM Mandiri dan Kredit Ultra Mikro (UMi).

Pinjaman KUR

Kredit usaha pertama adalah KUR yang merupakan kepanjangan dari kredit usaha rakyat. Keuntungannya pun cukup beragam.

Keuntungan pertama, yaitu suku bunga tergolong rendah jika dibandingkan dengan pinjaman lainnya.

Keuntungan kedua, yakni limit cukup tinggi hingga Rp500 juta. Cara pengajuannya pun juga mudah melalui bank bumn, seperti BRI atau Bank Mandiri.

Namun, KUR ini hanya diberikan kepada Pengusaha Kecil dan Menengah (UMKM). Selain itu, terdapat syarat untuk mengajukan KUR ini, yakni bisnis yang dijalankan tidak dijadikan jaminan di bank.

Pinjaman PKBL

Kredit usaha lainnya yang berbentuk kredit adalah Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). Apa itu PKBL dan bagaimana cara mendapatkannya?

PKBL adalah bentuk tanggung jawab sosial Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk memberi manfaat terhadap dampak yang diterima masyarakat. Pinjaman PKBL diberikan terutama untuk usaha kecil.

Pinjaman PNPM

Selain itu, terdapat pula modal dari pemerintah berbentuk bukan kredit. Salah satunya adalah Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM Mandiri).

Keuntungan pinjaman PNPM online, yaitu modal tidak hanya berupa uang saja, namun bisa juga berbentuk barang dan alat yang dibutuhkan oleh bisnis bersangkutan.

PNPM Mandiri memiliki tujuan untuk membantu menanggulangi kemiskinan dengan cara meningkatkan pemberdayaan masyarakat.

Kredit Ultra Mikro

Kredit Ultra Mikro (UMi) adalah modal bisnis dari pemerintah yang berbentuk bukan kredit. UMi memiliki tujuan yang mirip dengan KUR.

UMi hadir menjadi alternatif pilihan bagi pelaku UMKM yang kesulitan mengakses KUR.

Sayangnya, jika dibandingkan dengan KUR, maksimal jumlah pinjaman di UMi sedikit saja hanya sekitar 10 juta rupiah.

Pinjaman Bisnis Dari Swasta

Selain pinjaman pemerintah di atas, Anda juga bisa mencari pinjaman bisnis dari swasta.

Beberapa pinjaman bisnis yang bisa dicoba, yaitu pinjaman Bank, Peer to Peer Lending (P2P Lending), Pay Later, serta Perusahaan e-commerce.

Menariknya lagi, kredit ini sudah banyak yang online, sehingga memudahkan calon nasabah untuk mengaksesnya.

Anda dapat mengajukan pinjaman online ini dari mana saja, kapan saja, dan dengan syarat yang juga mudah.

Pinjaman Bank

Bank swasta banyak sekali jenisnya dan hampir semua bank telah menyediakan pinjaman bisnis ini. Salah satunya adalah Kredit Tanpa Agunan (KTA).

Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi Anda yang ingin memulai usaha namun tidak memiliki aset berharga sebagai jaminan mencari modal.

Pengajuan KTA sangat mudah dan cepat karena bisa diajukan secara online. Namun, jumlah dana yang dapat dicairkan tidaklah besar.

Selain itu, bank juga menawarkan pinjaman bisnis lainnya, seperti kredit multiguna, pinjaman karyawan, atau pinjaman syariah yang dapat Anda manfaatkan.

Tertarik ajukan KTA? Kabar baiknya, kami memiliki laman khusus yang membahas kredit tanpa agunan online terbaik di Indonesia. 

Pelajari Lebih Lanjut

P2P Lending

Kini, kredit online sangat diminati karena kemudahan dan kecepatannya. Salah satu yang bisa Anda coba adalah Peer to Peer Lending (P2P Lending).

Kelebihannya, yaitu cara pengajuannya sederhana dan mudah.

Selain itu, karena berbasis online, maka Anda tidak perlu datang langsung ke kantor, sehingga hemat waktu, tenaga, dan biaya. Untuk maksimal dana pinjaman yang bisa diterima adalah sekitar Rp200 juta.

Sedangkan kekurangannya adalah pada keamanannya. Banyak perusahaan P2P yang belum berizin resmi serta ilegal.

Oleh karena itu, sebaiknya cari informasi dengan lengkap terlebih dahulu sebelum mengajukan pinjaman ini. Pastikan bahwa P2P Lending tersebut sudah mendapat izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jika Anda memiliki keuntungan usaha atau uang berlebih, Anda juga bisa mencoba investasi di P2P Lending loh. Menariknya, keuntungan investasi ini bisa mencapai 18% per tahun.

Pay Later

Pinjaman bisnis lainnya adalah Pay Later. Fitur ini hadir dalam bentuk online dan dapat digunakan sebagai alat pembayaran dengan sistem cicilan mirip dengan kartu kredit.

Lalu, bagaimana caranya pay later digunakan untuk bisnis? Anda dapat belanja keperluan operasional bisnis dengan menggunakan pay later. Hal ini tentu menguntungkan karena tidak meminta syarat berupa jaminan.

Anda hanya perlu verifikasi identitas diri dan melampirkan bukti pendapatan.

Limit pay later yang bisa didapatkan juga beragam tergantung dari beberapa faktor, seperti pendapatan per bulan, ketepatan waktu pembayaran, serta intensitas penggunaan.

Di Financer.com, kami menampilkan perusahaan yang memberikan penawaran kartu kredit terbaik di Indonesia. Anda dapat membandingkannya di laman yang kami dedikasikan khusus untuk kartu kredit.

Pelajari Lebih Lanjut

Perusahaan E-commerce

Pinjaman bisnis terakhir berasal dari perusahaan e-commerce. Perusahaan e-commerce bekerja sama dengan perusahaan fintech khusus yang menawarkan bantuan dana.

Saat ini, ada 3 marketplace perusahaan e-commerce Indonesia yang sudah memiliki fitur ini adalah Shopee, Bukalapak, dan Tokopedia.

Kelebihan pinjaman ini adalah dapat diakses secara online bahkan dari ponsel. Namun, kredit ini juga memiliki beberapa kekurangan.

Pertama, debitur (peminjam) harus pengguna yang telah terdaftar berjualan di marketplace tersebut.

Kedua, kriteria pinjaman bisa sangat beragam tergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan.

Bijak Dalam Memilih Kredit Usaha

Perbedaan kredit usaha dari pemerintah dan swasta cukup jelas setelah membaca berbagai penjelasan di atas, bukan?

Kredit modal kerja dari pemerintah umumnya ditujukan untuk UMKM saja. Selain itu, proses dan syarat yang diajukan cukup rumit jika dibandingkan pinjaman bisnis dari swasta.

Untuk kredit swasta, penyaluran dana tidak hanya dikhususkan untuk UMKM saja, sehingga lebih mudah untuk diakses.

Pinjaman bisnis dari swasta persyaratannya lebih mudah dan bisa diakses online, sehingga lebih hemat waktu, tenaga, dan biaya.

Namun, dari segi suku bunga, pemerintah memberikan bunga lebih rendah dibandingkan perusahaan swasta.

Kami bekerjasama dengan berbagai bank dan fintech terbaik di Indonesia yang menawarkan kredit usaha. Anda dapat membandingkannya di laman yang khusus kami dedikasikan untuk modal usaha.

Bandingkan Sekarang

Apakah artikel ini membantu?

  • Jadilah yang pertama memberi penilaian

    Country Manager Indonesia yang memiliki latar belakang di bidang fintech, digital marketing, dan kripto. Saya ingin memberikan informasi bermanfaat dan membantu pembaca kami membuat keputusan keuangan yang lebih baik.

    Bagikan di
    Read Icon1196 baca
    Terakhir Diperbarui: Mei 19, 2022

    Dengan menggunakan Financer.com Anda membuat perubahan.  Pelajari lebih lanjut

    Kami menggunakan cookie untuk menawarkan Anda pengalaman terbaik. Dengan menggunakan situs web kami, Anda menerima semua cookie kami dan kebijakan privasi kami. Anda juga dapat mempelajari lebih lanjut.